Kamis, 20 Januari 2011

Seperti apakah Ulama Itu Seharusnya?

Mungkin muncul pertanyaan, siapakah ulama itu? atau mungkin, seperti apakah kriteria ulama itu? apakah ustadz yang sering tampil di televisi bisa disebut ulama?
Hingga kini banyak perbedaan dalam menilai siapa ulama. Sehingga perlu dijelaskan siapa hakekat para ulama itu.

Untuk itu kita akan merujuk kepada penjelasan para ulama Salafus Shaleh dan orang-orang yang menelusuri jalan mereka. Kata ulama itu sendiri merupakan bentuk jamak dari kata ‘alim, yang artinya orang berilmu. Untuk mengetahui siapa ulama, kita perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan ilmu dalam istilah syariat, karena kata ilmu dalam bahasa yang berlaku sudah sangat meluas. Adapun makna ilmu dalam syariat lebih khusus yaitu mengetahui kandungan Al Qur’anul Karim, Sunnah Nabawiyah dan ucapan para shahabat dalam menafsiri keduanya dengan mengamalkannya dan menimbulkan khasyah (takut) kepada Allah.

Imam Syafi’i berkata: “Seluruh ilmu selain Al Qur’an adalah hal yang menyibukkan kecuali hadits dan fiqh dan memahami agama. Ilmu adalah yang terdapat padanya haddatsana (telah mengkabarkan kepada kami - yakni ilmu hadits) dan selain dari padanya adalah bisikan-bisikan setan.”

Ibnu Qoyyim menyatakan: “Ilmu adalah berkata Allah, berkata Rasul-Nya, berkata para shahabat yang tiada menyelisihi akal sehat padanya.” (Al Haqidatusy-Syar’iyah: 119-120)

Dari penjelasan makna ilmu dalam syariat, maka orang alim atau ulama adalah orang yang menguasai ilmu tersebut serta mengamalkannya dan menumbuhkan rasa takut kepada Allah Subhanahuwata'ala . Oleh karenanya dahulu sebagian ulama menyatakan ulama adalah orang yang mengetahui Allah Subhanahuwata'ala dan mengetahui perintah-Nya. Ia adalah orang yang takut kepada Allah Subhanahuwata'ala dan mengetahui batasan-batasan syariat-Nya serta kewajiban-kewajiban-Nya. Rabi’ bin Anas menyatakan “Barangsiapa yang tidak takut kepada Allah bukanlah seorang ulama.”

Allah berfirman: “Sesungguhnya yang takut kepada Allah hanyalah ulama .” (Fathir: 29)

Kesimpulannya, orang-orang yang pantas menjadi rujukan dalam masalah ini adalah yang berilmu tentang kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya serta ucapan para shahabat. Dialah yang berhak berijtihad dalam hal-hal yang baru. (Ibnu Qoyyim, I’lam Muwaqqi’in 4/21, Madarikun Nadhar 155)

Ibnu Majisyun, salah seorang murid Imam Malik mengatakan: “Dahulu (para ulama) menyatakan, ‘Tidaklah seorang itu menjadi Imam dalam hal fiqh sehingga menjadi imam dalam hal Al Qur’an dan Hadits dan tidak menjadi imam dalam hal hadits sehingga menjadi imam dalam hal fiqh.” (Jami’ Bayanil ‘Ilm: 2/818)

Imam Syafi’i menyatakan: “Jika datang sebuah perkara yang musykil (rumit) jangan mengajak musyawarah kecuali orang yang terpercaya dan berilmu tentang al Kitab dan Sunnah, ucapan para shahabat, pendapat para ulama’, qiyas dan bahasa Arab. (Jami’ Bayanil ‘Ilm: 2/818)

Merekalah ulama yang hakiki, bukan sekedar pemikir harakah, mubaligh penceramah, aktivis gerakan dakwah, ahli membaca kitabullah, ahli taqlid dalam madzhab fiqh, dan ulama shu’ (jahat), atau ahlu bid’ah. Tapi ulama hakiki yang istiqamah di atas Sunnah.
Wallahu a’lam ?


.

Rabu, 19 Januari 2011

Akhirnya, semua Kesempatan yang Sama untuk Kuliah


Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran.

—-Ayat 1 Pasal 31 UUD 1945—-

Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang, akhirnya beberapa perguruan tinggi negeri (PT) mulai menghapuskan seleksi ujian masuk mandiri (UM).

Hal ini terkait dengan Permendiknas No 34/2010 mengatur tentang PTN harus menerima mahasiswa baru minimal 60% lewat jalur SNMPTN dan menggelar tes mandiri setelah SNMPTN.

Beberapa perguruan tinggi yang mulai tahun ini akan menjaring semua mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seperti ITB, UGM dan kemungkinan beberapa universitas negeri lainnya ikut menyusul. Beberapa universitas lain akan menghapuskan Ujian Masuk Mandiri pada tahun 2012.

Kabar ini tentu saja menjadi angin segar bagi siswa yang ingin duduk di bangku kuliah. Mengingat ketatnya persaingan untuk medapatkan bangku kuliah pada tahun-tahun sebelumnya. Apalagi pada tahun sebelumnya, kuota untuk SNMPTN berkurang akibat adanya Ujian mandiri. Mahasiswa yang lulus Ujian Mandiri pun harus mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar dari mahasiswa reguler. Sehingga banyak anggapan bahwa UM hanya untuk orang-orang kaya.

Sebelumnya, beberapa Perguruan tinggi mulai menerapkan UM setelah disahkannya Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (BHP). Dalam Undang-Undang tersebut, PT memiliki wewenang untuk mencari sumber pendanaan lain selain dari pemerintah.

Kontan saja hal ini menimbulkan kontroversi di berbagai kalangan, terutama mahasiswa. Banyak yang menganggap bahwa Undang-Undang No. 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan ( UU BHP)tersebut merupakan ajang komersialisasi pendidikan, dimana pendidikan hanya pantas untuk orang-orang kaya.

Namun UU BHP itupun akhirnya batal setelah MK membatalkan keseluruhan materi UU BHP karena dinilai bertentangan dengan UUD 1945.

Pengesahan UU BHP merupakan suatu penyelewengan terhadap tujuan dan filosofi pendidikan Indonesia. Hal ini langsung terlihat dari berubahnya bentuk institusi pendidikan di Indonesia, mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi menjadi Badan Hukum.

Sesuai dengan amanah konstitusi, pendidikan merupakan hak warga negara yang penjaminan pemenuhannya wajib dilakukan oleh Negara. Berubahnya bentuk institusi pendidikan menjadi Badan Hukum akan mengeliminasi penjaminan Negara terhadap masyarakat dalam memperoleh pendidikan,

Kita berharap pada masa mendatang, pemerintah tidak lagi mengeluarkan kebijakan yang membuat rakyat makin menderita. Terkecuali jika pemerintah memang BOHONG untuk mensejahterakan rakyat.

Salam

Adi Yuza.

Salah satu penyebaran penyakit melalui kucing yang belum pernah kita pikirkan




Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM.

Bagi sebagian besar orang memiliki seekor kucing adalah hal yang paling menyenangkan. Apalagi jika kucing tersebut dalam taraf anak sampai remaja. Kucing terlihat bersih, imut dan lucu. Selain bisa diajak bercanda kucing muda juga terlihat lincah. Berlari, melompat dan mengejar benda yang kita berikan merupakan hal yang menyenangkan.

Dalam memelihara kucing, kebanyakan orang kurang begitu cermat. Terutama bagi orang-orang yang memelihara kucing lokal. Biasanya kucing jenis ini dibiarkan berkeliaran begitu saja. Bahkan tidak sedikit orang yang sengaja memelihara kucing untuk menangkap tikus.

Memang tidak salah, namun dengan tindakan seperti itu, maka potensi untuk tersebarnya penyakit ke dalam rumah semakin besar. Oleh karena itu, yang perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan dan kesehatan kucing.

Salah satu penyebaran penyakit yang mungkin belum pernah kita dengar adalah dari kebiasaan kucing untuk memancarkan air seninya di tempat-tempat tertentu.

Kucing dan beberapa hewan lainnya mengenal apa yang disebut dengan daerah kekuasaan. Setiap kucing memiliki daerahnya sendiri. Selain itu, terdapat daerah “netral” dimana para kucing dapat saling mengawasi atau bertemu tanpa adanya konflik teritorial atau agresi. Di dalam daerah kekuasaannnya, penguasa daerah biasa akan mengejar kucing asing, diawali dengan menatap, mendesis, hingga menggeram, dan bila kucing asing itu tetap tinggal, biasanya akan terjadi perkelahian singkat. Kucing yang sedang berkelahi menegakkan rambut tubuh dan melengkungkan punggung agar mereka tampak lebih besar.

Bagaimana kucing menandai daerah kekuasaanya?

Untuk menandai daerah kekuasaanya, kucing akan menyemprotkan air seninya di tempat-tempat tertentu. Seperti lantai, sudut rumah, kasur, karpet, meja, kendaraan, dan tempat lain yang ia anggap layak untuk ia kuasai. Ritual ini berbeda dengan kencing. Jika kencing, kucing cenderung berusaha menyembunyikan air seninya. Namun kebiasaan kucing yang seperti ini tidak banyak orang yang menyadari.

Bahkan mungkin kita tanpa sadari, kita duduk, tidur, atau menyentuh tempat yang terdapat bekas air seni kucing.

Itulah sebabnya kucing enggan pergi dari rumah jika sudah kita pelihara. Atau bahkan bisa kembali meski sudah kita usir berkali-kali. Karena ia sudah menganggap rumah berada di wilayah kekuasaanya.

Selain dengan menyemprotkan air seni, cara lain untuk menandai daerah kekuasaannya adalah dengan menggosok-gosokkan tubuhnya pada tempat-tempat tertentu termasuk manusia. Sehingga (mungkin) ia menganggap manusia pun berada dalam hak teritori nya.

Manusia menguasai kucing atau sebaliknya?

Tidak masalah dengan pernyataan diatas, karena tergantung dari sudut pandang siapa, Kucing atau Manusia. Yang menjadi masalah adalah penyakit yang dibawa dan disebarkan oleh kucing itu sendiri.Karena kucing memang dapat menjadi perantara bibit penyakit. Seperti rabies, taksoplasma dan beberapa penyakit menular lainnya.

Taksoplasma adalah penyakit yang diakibatkan oleh parasit Toksoplasma gondii, yang dapat ditularkan oleh kucing. Namun tak hanya kucing yang dapat menjadi dalang penyebaran penyakit toksoplasma. Toksoplasma dapat menyerang semua jenis satwa, termasuk burung, ikan, kelinci, anjing, babi, kambing dan mamalia lain, bahkan manusia.

Pada dasarnya manusia resisten (kebal) terhadap infeksi toksoplasma. Walaupun terinfeksi (kuman masuk ke dalam tubuh), itu tidak menimbulkan gejala penyakit. Jika tubuh kuat, maka parasit yang diidap hanya diam tenang tidak menimbulkan gejala penyakit. Kista akan menimbulkan gejala sakit jika kondisi tubuh lemah, kekebalan tubuh menurun, kekurangan gizi, dan dalam keadaan stres. Kista pada jaringan tubuh dapat merusak organ.

Taksoplasma tidak hanya menyerang wanita hamil. Toksoplasma dapat menyerang siapa saja tanpa memandang jenis kelamin dan umur. Sebagian besar orang yang terinfeksi toksoplasma telah membentuk kekebalan tubuh sehingga parasit toksoplasma tidak berkembang dan terbungkus dalam kista.

Bagaimana cara mencegahnya?

Tips sederhana untuk mengurangi penyebaran penyakit lewat kucing, terutama kucing “kampung” yang perawatannya memang seadanya adalah sebagai berikut.

  1. Usahakan jangan terlalu sering kontak dengan Kucing. Hal ini karena karena kucing seringkali menjilati tubuhnya. Kita tahu bahwa makanan “kucing rumahan biasa” adalah makanan yang tidak terjamin kesehatannya. Terkadang dari tempat sampah, hewan hewan kecil seperti tikus, burung, ikan busuk dll. Kuman-kuman yang ada akan tetap bertahan pada perut dan mulut dan gigi kucing. Kasus yang paling ringan adalah alergi, sedangkan pada tahap yang lebih serius adalah penyakit taksoplasma dan beberapa penyakit serius lainnya.
  2. Biasakan mencuci tangan atau bagian-bagian tubuh tertentu setelah kontak dengan kucing. Mencuci dengan sabun dan air mengalir akan mengurangi resiko penularan.
  3. Bersihkan lantai dengan pembersih lantai antikuman. Hal ini berguna untuk membunuh kuman-kuman yang dibawa oleh kucing. Terutama tempat-tempat yang disemprot air seni kucing sebagai penanda daerah kekuasaanya.
  4. Jika anda digigit atau dicakar kucing, segera bersihkan luka tersebut dengan sabun dan air mengalir, lalu diobati seperti luka biasa. Hal ini berguna untuk mencegah masuknya kuman penyakit kedalam tubuh. Melalui cakar atau gigi yang banyak mengandung kuman.

Semoga bermanfaat

Salam

Adi Yuza

Masturbasi dalam Berbagai Tinjauan

'

Onani atau masturbasi merupakan salah satu kegiatan seksual seseorang yang dilakukan oleh dirinya sendiri. Umumnya onani merupakan aktivitas yang sangat privasi. Sehingga orang terkadang sangat merahasiakan aktivitasnya tersebut, atau bahkan dianggap sebagai aib jika diketahui oleh orang lain.

Saat ini, Menurut penelitian, Pemuda & Pemudi yang berumur antara 13 – 20 tahun merupakan usia yang paling mendominasi dalam melakukan onani. Dan yang paling banyak melakukan onani adalah orang yang belum menikah, menjanda, duda dll. dibandingkan dengan wanita, pria lebih mendominasi untuk melakukan onani. Namun diantara semua itu, faktor terbesar seseorang melakukan onani adalah karena kecanduan film porno (?).

Dari segi kesehatan, onani tidak menimbulkan dampak yang buruk asalkan tidak terlalu sering. karena onani hanya mengeluarkan apa yang berlebihan pada tubuh, kehilangan benih tidaklah merugikan tubuh karena kelenjar benih akan segera mengisi kekosongan.

Pada abad pertengahan, muncul buku tentang bahaya onani di Eropa. Diantaranya, onani dapat menimbulkan kemandulan, dan lutut kopong. Secara ilmiah, belum ada bukti yang bisa dipertanggungjwabkan perihal pendapat tersebut. Karena sperma selalu berproduksi sampai tiba masa menopause dan sperma diproduksi oleh testis, bukan lutut. Selain itu, muncul mitos lain yang mengatakan bahwa onani dapat menyebabkan nafas sesak, kepala pusing, jantung berdebar, cepat marah,dll. Namun pada umumnya, hal tersebut hanyalah sugesti setelah membaca info yang demikian.


Walau tidak memberi dampak secara medis, masturbasi dapat memberi dampak pada kondisi psikologi seseorang, antara lain berpengaruh pada keintiman dan kelanggengan pernikahan. Dari penelitian yang dilakukan para ahli disimpulkan bahwa pria yang bermasturbasi akan terus melakukannya sekalipun telah menikah. Mereka bermasturbasi karena ketagihan.

Selain itu dampak di atas, dampak psikologis yang lain adalah timbulnya rasa berdosa. Karena dalam tinjauan agama, onani termasuk perbuatan yang tidak diperbolehkan. Meskipun pada dasarnya masih terjadi perbedaan pendapat diantara ahli agama, apakah onani dosa atau tidak. Karena tidak ada ayat yang benar-benar yang secara eksplisit mengatakan bahwa onani itu dosa.

Selama ini para ahli agama masih menyamakan Onani dengan zina. Berikut ini adalah onani dari tinjauan agama Islam dan Kristen.

Onani dalam Kristen

Yang melarang

Matius 5
5:27 Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

Roma 13
13:13 Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati.

I Korintus 6
6:13 Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh.

I Korintus 6
6:15 Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!

I Korintus 6
6:18 Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.

I Tesalonika 4
4:3 Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,

Yang masih mentolerir

Untuk mendapat jawaban yang ‘Alkitabiah’, tentunya kita hanya dapat berdasarkan pada Alkitab, bukan pada perkataan atau analisa si ‘A’, ‘B’, atau tokoh terhormat lainnya. Berdasarkan prinsip ini, ada beberapa fakta dari Firman Tuhan yang perlu dipertimbangkan dalam hal masturbasi:

  1. Seks diciptakan oleh Tuhan dengan tujuan yang baik dan untuk dinikmati oleh sepasang suami istri (Kejadian 1:27,31 dan Kejadian 2:24)
  2. Alkitab tidak memiliki tulisan langsung mengenai hal masturbasi. Akibatnya, Alkitab tidak mendukung ataupun melarang hal ini. Marilah kita berhati-hati dalam melarang hal-hal yang Alkitab pun tidak menyebutnya.
  3. Pengajaran langsung dari Yesus sendiri: “jika ada orang yang memandang perempuan dengan pikiran penuh hawa nafsu, orang itu sudah berbuat zina dengan perempuan itu dalam pikirannya” Matius 5:28
  4. “”Segala sesuatu diperbolehkan” Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. “Segala sesuatu diperbolehkan” Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun. Jangan seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain” 1 Korintus 10:23-24

Kesimpulan, bukan masturbasi itu sendiri yang menyebabkan dosa, tetapi mengapa seseorang melakukannya:

  • Jika seseorang melakukannya karena nafsu birahi yang dibangkitkan dari orang lain yang bukan istri (atau suaminya), melalui gambar-gambar maupun hanya imajinasi, menurut Matius 5:28, ini merupakan perbuatan dosa
  • Jika seseorang melakukannya dengan tujuan mengontrol hawa nafsu, baik sebagai seorang bujang (atau perawan), ataupun karena si suami atau si istri yang sedang berpergian dalam jangka waktu yang lama, ini menjadi masalah ‘kebebasan orang percaya’ (Roma 14, 1 Korintus 10:23-33)

Dalam Islam

Yang Melarang

Kadang-kadang naluri seksual anak muda bergejolak, lalu dia mengeluarkan sperma dengan tangannya untuk mengendorkan saraf dan menenangkan gejolaknya. Perbuatan ini dikenal dengan istilah “onani”.

Mayoritas ulama mengharamkannya. Imam Malik berdalil dengan firman Allah:

“Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya. Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela. Barangsiapa yang mencari di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” (al-Mu’minun: 5-7)

Sedang orang yang melakukan onani, sesungguhnya dia telah melampiaskan syahwatya dengan “cara di balik itu”

Yang Mentolerir

Akan tetapi Imam Imam Ahmad bin Hanbal menganggap bahwa sperma adalah kelebihan sesuatu dari tubuh, karena itu boleh mengeluarkannya sebagaimana halnya memotong daging yang labih. Pendapat ini juga dikuatkan oleh Ibnu Hazm.

Tetapi para fuqaha Hanabilah mensyaratkan bolehnya onani ini dengan dua hal:

Pertama, karena takut berbuat zina
Kedua, karena tidak mampu menikah.

Kita dapat mengambil pendapat Imam Ahmad ketida syahwat sedang bergejolak dan dikhawatirkan akan terjatuh ke dalam perbuatan zina, seperti seorang pemuda yang sedang menuntut ilmu atau bekerja di negeri asing yang jauh dari tanah airnya, sedangkan hal-hal yang dapat merangsang syahwat banyak terdapat di depannya, dan dia khawatir akan berbuat zina. Maka tidaklah terlarang dia melakukan onani ini untuk memadamkan gejolah syahwatnya, dengan catatan tidak berlebih-lebihan dan tidak menjadikannya sebagai kebiasaan.

Yang seharusnya dilakukan

Sikap yang lebih utama ialah mengikuti petunjuk Rasulullah saw terhadap pemuda Muslim yang belum mampu menikah agar banyak berpuasa. Karena puasa dapat mendidik kehendaknya mengajari kesabaran, menguatkan mental taqwa dan merasa diawasi oleh Allah. Beliau bersbda:

“Wahai segenap kaum muda! Barangsiapa di antara kalian sudah mempunyai kemampuan maka hendaklah dia menikah, karena menikah lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih dapat memelihara kemaluan. Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah dia perpuasa, karena puasa merupakan perisai baginya.” (HR. Bukhari Muslim).

Pendapat saya

Terserah anda apakah setuju dengan onani atau tidak. Karena intinya, dari sudut pandang apapun, dampak onani tidak begitu buruk, kecuali rasa bersalah setelah melakukannya.

Jika anda Ingin melepaskan kebiasaan onani, pelajarilah hukum onani dalam agama anda. Karena pada dasarnya hasil ijtihad ulama menunjukkan bahwa Onani merupakan tidakan yang tidak baik. Terlebih jika perbuatan tersebut diketahui oleh orang lain. Banyak hal positif yang bisa dilakukan selain masturbasi.

Untuk anda yang suka melakukannya, hati-hati saja. Jangan sampai harga diri anda jatuh setelah orang lain mengetahui perbuatan anda.

Salam

Adi Yuza.

Pintu pemakzulan yang makin terbuka


Beberapa hari yang lalu mahkamah Konstitusi (MK), mengabulkan gugatan uji materi atas pasal 184 ayat 4 Undang-undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Ini artinya, syarat pengajuan hak menyatakan pendapat menjadi lebih ringan, yakni bisa dilakukan mayoritas sederhana atau 2/3 anggota DPR. Sebelumnya ayat tersebut mengatur kuorum ¾ untuk mengajukkan usul hak menyatakan pendapat, dan harus disetujui 3/4 anggota dewan yang hadir.

Dengan keputusan yang seperti itu, peluang melanjutkan hak angket menjadi pemakzulan di DPR terbuka lebar, karena persyaratannya yang semakin mudah.

Gugatan uji materi tersebut diajukan oleh para inisiator hak angket Century. Karena itu pula Inisiator-inisiator hak angket Century pun sudah mulai bersiap siap untuk mengajukan hak menyatakan pendapat.

Seperti yang kita semua tahu, bahwa hingga kini kasus Century seakan menguap begitu saja. Padahal kasus ini begitu hangat di Indonesia beberapa bulan lalu. Apalagi ditambah drama perdebatan sengit di gedung DPR yang ditayangkan secara Live di beberapa stasiun berita. Keputusan terakhir yang di sepakati adalah Opsi C, yaitu ada masalah dalam dana talangan Century yang bernilai 6,7 triliun tersebut.

Kasus tersebut kemudian masuk ke ranah hukum, dengan anggota dewan sebagai pengawas. Setelah itu, kasus lenyap begitu saja. Tanpa ada tersangka, dan tanpa uang kembali.

Di tengah kontroversi pembanguna gedung baru DPR, kasus tersebut kini mencuat lagi ke permukaan, apalagi semenjak dikabulkannya uji materi atas pasal 184 ayat 4 tersebut oleh MK. Dan dikabarkan, politisi dari partai Golkar lah yang getol untuk mengajukkan gugatan.

Namun, Demokrat yang merupakan partai pro pemerintah menuding diangkatnya lagi kasus Century merupakan senjata untuk negosiasi kasus. Seperti yang kita tahu bahwa kasus mafia pajak Gayus turut menyeret nama-nama politisi yang juga Konglomerat. Sebut saja Abu Rizal Bakrie sang Ketua Umum Parta Golkar yang hingga kini di curigai oleh sebagian besar orang memiliki keterkaitan langsung dengan kasus Gayus.

Politisi Partai Demokrat mensinyalir bahwa ada usaha untuk tawar menwar kasus. Dengan kata lain Kasus Century akan di tukar dengan Kasus Gayus. Seperti apa kebenarannya, kita juga tidak ada yang tahu.

Namun jika hal tersebut benar, yang disayangkan sekali Negara kita, karena menjadi korban atas adu kepentingan antar elit politik.

Dengan dikabulkannya gugatan itu, maka Presiden tidak bisa bermain-main dalam mengambil suatu keputusan, Sebab, hak penggunaan menyatakan pendapat di DPR dapat berjalan tanpa Demokrat, PAN dan PKB.

Selain itu Presiden bisa terancam dimakzulkan sewaktu-waktu. Meskipun, proses pemakzulan perlu melalui tiga tahap, Mulai dari DPR, MK hingga MPR.

Seperti apa babak baru kasus Century atau gayus?

Apakah Presiden akhirnya bisa dimakzulkan?

Hanya waktu yang bisa menjawab.

Salam

Adi yuza

Karena Kau Lalat, Kau Ku Tangkap


“Ckrepp..!”

Di siang hari yang terik itu, seeokor lalat yang baru saja menjelajah tong sampah tiba-tiba terjerat di sarang laba-laba yang letaknya tak jauh dari tong sampah itu.

Si Lalat meronta-ronta berusaha untuk melepaskan dirinya. Namun sekuat apapun dia meronta, semakin dia terbelit oleh jaring laba-laba. Namun ternyata lalat salah strategi, dengan rontaannya tersebut, laba-laba tahu bahwa ada yang masuk perangkap. Laba-laba itu kemudian mendekati si lalat. Dengan pantatnya yang menungging, ia bersiap menggulung tubuh mungil si lalat dengan benang suteranya yang halus namun kuat.

Si lalat akhirnya pasrah. Ditengah kepasrahannya, dia memohon agar dia tidak dimakan.

“Tolong jangan santap aku tuan laba-laba,” lalat menghiba.

“Lucu nya dirimu. Jika kau tak ku santap, aku tak bisa makan”

“Tapi kasihani aku tuan laba-laba. Jika aku kau santap, bagaimana bagaimana nasib anak istriku? mereka pasti cemas menunggui aku di rumah.

“Apa peduli ku! karena kau lalat kau ku tangkap!”

“Tapi tuan laba-laba, apakah kau hanya bisa menangkap aku yang hanya seekor lalat. Mengapa jaringmu hanya kuat untuk serangga-serangga kecil seperti aku?”

“Hahaha, Kau sudah kecil, jorok lagi. ditambah kau banyak omong. lebih baik kau segera ku makan.” Si Laba-laba tertawa sambil memperlihatkan seringainya.

“Tapi tunggu tuan laba-laba, kau bilang aku jorok. Apakah karena aku jorok, kau menangkap aku? apakah karena aku jorok, itu mengganggu dirimu?”

“Tepat, kau jorok dan sangat mengganggu!” Jawab laba-laba sekenanya.

“Jadi karena aku sangat menggangu, kau menangkap aku?”

“Ya, kau sangat mengganggu. semua merasa terganggu oleh ulahmu. kau lihat saja, bahkan Manusia pun mual karena kehadiranmu!”

“Tapi kau tidak adil kalau begitu!” protes lalat.

“Kalau kau menagkap aku karena aku dianggap pengganggu, kenapa hanya aku saja yang kau tangkap. bukankah masih banyak hewan lain yang menggangu manusia?” lanjut lalat.

“Karena kau yang tertangkap jaringku, wahai Lalat manis.”

“Jaringmu lemah wahai Laba-laba. Jika jaringmu kuat, tentu bukan hanya aku yang kau tangkap!”

“Maksudmu?”

“Ya, jika jaringmu kuat, dan hatimu dipenuhi rasa keadilan, pastilah Si Burung Gelatik atau Burung Gereja sudah kau tangkap. Bukan kah mereka lebih mengganggu kaum serangga kecil seperti kita?”

Laba-laba terdiam

“Atau kau takut, sarangmu akan koyak oleh mereka? Seharusnya, kau berpikir, jika kau tidak melawan mereka, justru dirimu akan selalu berada dalam bayang-bayang ketakutan. Bukan hanya kau, tapi seluruh serangga. Bukan hanya aku yang memang serangga jorok. Tapi seluruh serangga yang tak bersalah pun akan terikut dalam ketakutan yang berkepanjangan!”

“Tapi yang mampu menumpas mereka hanya Garuda. Kita tak akan mampu, karena kita kecil lagi lemah.”

“Garuda hanya Mitos! Namun kita bisa menggunakan spirit Garuda dengan bersatu untuk melawan mereka” Si lalat berbicara dengan semangat berapi-api.

“Haaap,,grp.. grp..!”

===

“Lumayan kenyang juga makan si lalat yang banyak tingkah. Maaf , karena kau lalat kau kutangkap,” Laba-laba lalu tertidur dalam kenyangnya.

Di dahan yang paling atas, burung Gelatik mengawasinya dengan tatapan tajam.

===

Kp Baru, 15-1-2011.

Untuk Kasus hukum di Indonesia, Gayus dan lain-lain.

Salam

Adi Yuza.

Rabu, 12 Januari 2011

Cahaya langit Harapan

'

Akhir-akhir ini semua terasa begitu kelabu.

Semua terasa, seakan-akan sekeras apapun ikhtiar yang saya lakukan, hari-hari kelam akan selalu melingkupi.


Saya bukannya apriori. Tapi kali ini, bukan lagi sekadar hidup dengan optimis atau pesimis, bukan lagi sekedar dua hal itu. Ini tentang kenyataan yang ada. Realitas yang saya harus hadapi. Dan Mendung ditambah cuaca ektstrim beberapa hari ini membuat perasaan makin dramatis.


Di saat seperti inilah saya butuh hangatnya cahaya semangat. Sehangat cahaya matahari di pagi yang cerah. Yang sejak bertahun-tahun lalu membuat saya optimis memandang masa depan. Semangat yang menjadi penambah energi saya untuk berjalan kaki ke kampus hingga kini, tanpa komplain.


Dimana Semangat itu?, Semangat yang saya butuhkan untuk tetap bertahan di tengah situasi ini. Sekeras apapun, Sesulit apapun, Sesakit apapun, Sesedih apapun, cahaya itu tak boleh padam.. Karena jika cahaya itu padam, maka semuanya akan menjadi benar-benar Gelap, Semua hitam.


Yah,, memang terdengar apa yang saya katakan seperti melantur. Tapi saya yakin, ini merupakan hal yang relevan. Dan saat ini saya perlu meng-Ekskresikan, meluapkan dan mengeluarkan apa-apa yang saya rasakan. Suasana kelam yang mencekam dan membuat berdiri bulu tengkuk ku akhir-akhir ini. Mereka datang secara diam-diam. Menelusup ke dalam tubuh dan berkembangbiak di tiap sel yang ada. Sehingga pikiran saya makin gelap.


Bahkan ketika saya merasa semuanya akan baik-baik saja. Dan saya katakan pada diri saya, bahwa "semua akan baik-baik saja dan semua akan berakhir baik". Saya merasa bahwa semua tidak akan sebaik yang saya harapkan.


Bahkan saya tidak bisa lagi berpikir optimis, tidak juga pesimis. Saat ini semuanya terasa samar, tak terbaca, dan membuatnya makin menakutkan. Realitas yang paling nyata akan kehidupan yang sebenarnya.


Seperti halya Iman, Optimisme pun fluktuatif. Kadang Kurva ekspektasi melonjak begitu tajam, atau bahkan tren nya menurun seketika.

===


Biarkan hari-hari bertingkah semaunya. Buatlah diri ini rela ketika ketentuan-Nya bicara. Dan jangan gelisah dengan kisah malam. Tidak ada kisah dunia ini yang abadi.


Ungkapan imam syafi’i tersebut, paling tidak merupakan obat penghilang kegelisahan belakangan ini. Memang, dunia ini bukan milik kita. Dunia ini milik Allah semata-mata. Dia yang berkehendak lagi punya ketetapan. Sehingga siapa pun orangnya tidak berhak "bertanya" mengapa Allah memutuskan ini dan itu terhadap kita. Namun, yang jelas justru kitalah yang kelak akan ditanya.

Mungkin saya mesti menambah energi ekstra untuk menyambungkan ikhtiar demi ikhtiar. Membentangkan rangkaian usaha maksimal. Dan yang perlu saya camkan barangkali, bahwa pada ujung usaha dan puncak ikhtiar itu tidak lantas mesti langsung berhubungan dengan keberhasilan yang diusahakan.


Dengan kata lain, apa pun kehendak Allah bagi seorang mukmin selalu baik. Apa pun wujud kehendak saya, pastinya adalah yang menyenangkan dan baik untuk saya (dalam kacamata saya).


Tapi, tidak sebatas itu, kehendak-Nya yang terlihat tidak menguntungkan pun ternyata ada kebaikan yang Allah "paksakan" bagi diri saya. Sebab, bukankah hanya Dia yang mengetahui sesuatu yang terbaik buat kita? (dan mungkin kalimat inilah yang perlu saya camkan).


Pokoknya, hidup adalah pilihan. Dan Saya telah mengambil keputusan, dari banyak pilihan yang ada. Keberadaan nilai hidup itu sendiri sesungguhnya yang mengantarkan pilihan menjadi tidak sesederhana yang saya bayangkan. Permasalahannya ada pada bagaimana saya memandang dan menilai hidup itu. Bila hidup itu dipandang sebagai fase satu-satunya yang sementara bagi manusia sebelum memasuki dunia akhirat, maka otomatis pilihan apapun dalam hidup ini menjadi penting dan menentukan.


Ada ikhtiar ada Tawakkal.. setelah iktiar maksimal terserah Dia mau seperti apa saya pada akhirnya.


Saya selalu berdoa agar saya tidak salah memilih dalam mementaskan hidup. Semoga saya Tetap Optimis dengan Keputusan yang pernah saya ambil. Dan konsisten dengan bara semangat yang saya genggam, yang dulu sempat membakar dengan nyalanya.


Untuk mereka yang saya cinta.


>> Kampung Baru, 12-1-2011 pkl 24.00


+ Untuk harapan orangtua thd saya

+ Untuk tanggung jawab saya thd masa depan saya

+ Untuk keputusan saya yang saya ambil beberapa tahun lalu.

+ Dan untuk perasaan saya thd seseorang.

,

Selasa, 11 Januari 2011

Menengok ke Lapangan Panasbumi Way Ratai Lampung

'
lndonesia terletak pada jalur vulkanik memiliki sekitar 200 buah gunung api yang dapat berpotensi menjadi sumber energi panas bumi, sehingga Indonesia merupakan salah satu Negara di dunia yang kaya akan energi panas bumi. Total potensi panas bumi dunia menurut World Geothermal Congress (WGC) 2010, setara dengan 40.000 GWe, sedangkan kebutuhan energi dunia setara 15.000 GWe, sehingga energi panas bumi secara logika dapat mengatasi keperluan energi dunia”. Potensi panas bumi yang sedemikian besarnya belum dioptimalkan pemanfaatanya, bukan hanya di Indonesia namun juga negara-negara dunia.

Berkaitan dengan mempelajari tentang Panasbumi, maka kami dari mahasiswa Teknik Geofisika Universitas Lampung melakukan praktikum ke manifestasi panasbumi di Lapangan Panasbumi Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Dan kebetulan, saya turut dalam rombongan tersebut karena saya juga ikut mengambil mata kuliah tersebut. Namun, di sini, saya hanya ingin berbagi cerita mengenai praktikum tersebut.

Tujuan saya tak banyak. Saya hanya ingin pembaca tahu, betapa luar biasanya Tuhan menganugrahi negeri kita dengan berbagai macam potensi. Terutama potensi Sumberdaya alam yang melimpah di balik Bencana. terutama bencana Geologi. Tuhan memang maha adil. Hanya saja tinggal bagaimana kita memanfaatkannya.

Sistem panasbumi tersusun oleh beberapa parameter kebumian seperti sumber panas, reservoar, batuan penudung, sumber fluida dan siklus hidrologi. air hujan (rain water) akan merembes ke dalam tanah melalui saluran pori-pori atau rongga-rongga diantara butir-butir batuan, sehingga air dengan leluasa menerobos turun ke batuan panas (hot rock). Air tersebut terakumulasi dan terpanaskan oleh batuan panas (hot rock), akibatnya suhu air meningkat, volume bertambah dan tekanan menjadi naik. Tekanan yang terus meningkat menyebabkan air panas naik ke atas melalui celah, retakan dan pori-pori yang berhubungan di dalam permukaan.

Lampung sendiri merupakan salah satu provinsi yang memiliki cadangan panasbumi yang cukup besar. Hal ini karena Lampung dilalui oleh jalur gunung api yang merupakan hasil tumbukan antara lempeng Indoaustralia dan Lempeng Eurasia.

Lapangan Panasbumi Way Ratai merupakan salah satu dari beberapa Lapangan Panasbumi yang berada di Lampung. Hingga saat ini Lapangan ini baru pada tahap penelitian awal.

Perjalanan ke Lokasi memerlukan waktu kurang lebih 1 setengah jam. Namun tidak akan membosankan karena kita akan disuguhi oleh pemandangan Alam yang cukup cantik. Di sebelah kiri dihiasi oleh pemandangan Teluk Lampung dan di sisi kanan adalah pegunungan, bukit, atau bahkan Jurang. Perlu kehati-hatian ketika melintasi tempat ini. Karena jalan yang naik-turun dan berkelok-kelok. Bahkan kita kita akan melintasi di tikungan yang berada diantara jurang dan tebing terjal.

Setelah melintasi perjalanan yang berkelok-kelok tersebut, kita akan disambut oleh keindahan Teluk Ratai. Perjalanan disini tentunya lebih menyenangkan. Karena Jalan nya yang cukup datar. Dimana jalan tersebut berada dipinggir Pantai yang cukup bersih. Sedangkan di Sisi lainnya masih berupa bukit-bukit hijau, terkadang berganti hutan bakau ataupun Sawah yang semuanya hijau.

Lapangan Panasbumi WayRatai sendiri berada di tengah perkebunan Kelapa dan Pisang. Namun karena merupakan Lokasi penelitian, maka kami diperbolehkan ke sana. Terlebih kami sudah mengantongi izin dari LANAL yang merupakan pihak yang berwenang terhadap tempat tersebut.


Lapangan Panasbumi terlihat dari atas Bukit (Dok. Pribadi)


Perkebunan di Lokasi Panasbumi (Dok. Pribadi)

Titik pertama yang kami tuju adalah sumur penelitian. Sumur ini sengaja dibuat untuk meneliti semburan air panas. Sumur ini juga untuk penelitian lainnya yang bertujuan untuk Eksplorasi.





Titik berikutnya agak jauh dari Lokasi pertama. Bentuknya Menyerupai telaga. Diameternya sekitar 3-4 Meter. Titik ini berada di bawah pohon beringin sehingga menimbulkan kesan angker. Ditambah Uap yang keluar dari sumur makin menambah seram suasana. Hehehe..

Sumur 2 (Dok. Pribadi)

Titik berikutnya tak begitu jauh dari Lokasi kedua. Benar-benar terlihat seperti Sumur yang cukup dalam. Tentu saja sangat dalam, karena terhubung Langsung dengan lapisan batuan bagian bawah yang cukup panas. Selain itu airnya sangat Panas tentunya. Diameter nya sekitar 3 meter. Tak jauh dari situ terdapat sumur keempat yang ukurannya tidak cukup besar. Namun cukup dalam untuk menggapai permukaan airnya.

Kedua Sumur ini sudah cukup lama ada. Hal ini karena terdapat endapan Silika sinter yang mengendap di mulut sumur dan membentuk bukit. Seperti halnya endapan magma yang membentuk Gunung api.


Sumur 3 (Dok. Pribadi)


Sumur 4 (Dok. Pribadi)

Titik terakhir berada di atas bukit. Sebenarnya sih bukan diatas bukit. Sama seperti halnya pada sumur ke-3 dan ke-4, Endapan Silika sinter telah membentuk sekeliling sumur menjadi Bukit yang cukup tinggi dan terjal. Sumur yang terakhir ini cukup besar. Diameternya sekitar 5 meter. Kalau di Foto airnya memang kelihatan segar. Tapi jangan Coba untuk mandi di sana, kalau tidak mau jadi Sop hidup-hidup.


Kawah Sumur 5, Awas tercebur (Dok. Pribadi)


Pemandangan dari bukit Sumur 5. Bisa dibanyangkan seberapa tinggi endapannya
(Dok. Adi Yuza)


Di perjalanan pulang, kami menempuh jalur yang berbeda. kami melewati suatu tempat yang banyak terdapat sumur-sumur serupa. Hanya saja tidak terlihat karena tertimbun semak, dan daun-daun. Melangkah di tempat ini sama seperti melangkah di ladang Ranjau, harus hati-hati. Sedikit saja lengah, maka kaki kita tak akan selamat. atau bahakan seluruh badan terperosok dan benar-benar menjadi mausia rebus.

Sumur ini sebelumnya tidak terlihat karena tertimbun daun kering, setelah daunnya dibersihkan, ternyata air mendidih siap memangsa kaki.


Sumur ini juga sebelumya tidak terlihat (Dok. Pribadi)

Sumur dibawah lebih berbahaya. Karena diameternya yang cukup besar dan tersembunyi. Kurang berhati-hati akan membahayakan nyawa sendiri.

Kalau mau jadi Manusia rebus disini tempatnya (Dok. Pribadi)



Mungkin cukup dulu, rekan-rekan pasti bisa membayangkannya sendiri, betapa luar biasanya negeri ini. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan potensi yang ada.
Kalau Saja Energi panasbumi bisa kita maksimalkan, maka negeri kita tidak lagi akan kekurangan energi. Bahkan Energi yang satu ini adalah energi yang ramah lingkungan.

Salam, Adi yuza.

Geothermal Power Plant (Sumber Google)


Senin, 03 Januari 2011

Kata-kata inspiratif anak kecil di iklan Nutrilon

'

I want to live my life to the absolute fullest..
To open my eyes to be all I can be..
To travel roads not taken, to meet faces unknown..
To feel the wind, to touch the stars..
I promise to discover myself..
To stand tall with greatness..
To chase down and catch every dream..
LIFE IS AN ADVENTURE

,