Tampilkan postingan dengan label yuza info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yuza info. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Januari 2014

Diskusi Mengenai Gempa Kebumen

Berikut ini adalah penjelasan dari para ahli gempa mengenai mekanisme gempa di Kebumen 25 Januari 2014.
Tulisan ini saya copy dari diskusi para ahli gempa di status Facebook berikut komentarnya dari akun Pak Irwan Meilano, seorang ahli gempa ITB yang juga dosen saya. Mudah-mudah bermanfaat. :)



Gempa selatan Jawa Tengah (selatan Cilacap-Kebumen) Magnitude 6.5. Sumber gempa berjarak 40km dari garis pantai pada kedalaman 88km. 

Berdasarkan kedalamannya maka gempa berada pada bidang benioff. Mekanisme gempa yaitu thrusting (sesar naik) dan terkait dengan aktivitas subduksi. Karena lokasi gempanya cukup dalam, maka goncangan dirasakan di wilayah cukup luas, bahkan sampai pantai utara Jawa.
Irwan Meilano Maaf sedikit koreksi : mekanismenya bukan sesar naik tetapi sesar turun

Rovicky Dwi Putrohari Saya masih ga ngerti kenapa di benioff zone kok bisa sesar normal ? Bagaimana kinematikanya karena pikiran saya disitu compression zone, bukan extension. Cmiiw.

Awang Satyana Pak Rovicky Putrohari, bidang miring zone Benioff itu panjang, sekitar 700 km. Zona kompresi di Benioff zone hanya ada di tempat dangkal terutama di wilayah kontak/ intercept antara lempeng benua dan lempeng samudera di tempat terjadinya interlocking antarlempeng karena dalam posisi saling menekan. Lepas dari zona intercept ini, yang secara vertikal bisa sampai kedalaman sekitar 50 km bergantung kepada tebal kerak benua dan akresinya dan kemiringan subduksi, tak ada lagi dominasi compressive stress. Di kedalaman di bawah intercept itu justru bisa tension stress sebagai release tension atas compressive stress di intercept. Dan makin ke bawah Benioff, terutama lebih dalam dari 300 km justru normal faulting yang dominan, disebabkan: slab pull dari bawah Benioff zone, rigiditas lempeng litosfer yang berubah, dan gerak tunjaman downgoing plate serta extension yang dialaminya (implikasi rheology yang berubah).

Rovicky Dwi Putrohari Trimakasih penjelasannya pak Pak Awang, apakah gaya ini merupakan efek gravitasi juga sebagai gaya utamanya ? Kalau berada di downgoing yang kedalamannya sudah di bawah moho memang logis bila ada extension. tetapi kalau sangat dalam mengapa penyebarannya lebih luas ? bukannya "ray-path"-nya melalui mantel atas yang lunak justru gelombangnya terredam disitu. Jalur 1 atau 2 cmiiw.


Awang Satyana Pak Rovicky Putrohari, iya gravitasi oleh slab pull dan tension release adalah kinematika deformasi utamanya. Makin dalam pusat gempa bisa makin luas spektrum pengaruh getarannya secara regional, tetapi tidak bisa terlalu dalam karena harus mempertimbangkan rheology slab dan mantel sekelilingnya. Gelombang dari pusat gempa menengah atau dalam, yang terjadi di lempeng samudera (slab EQ) berpropagasi dengan dua cara (yang sudah digambarkan itu), cara no 2 adalah yang utama sebab rigiditas lempeng tetap lebih tegar dibandingkan astenosfer di sekeliling subducted slab. Cara no 1 terjadi melalui perambatan gelombang seperti berjalannya gelombang air di atas permukaan kolam ketika kita melemparkan batu ke dalam kolam. Ini merambat lebih lambat sebab rheology mantel lain dengan slab. Semakin dalam gempanya, semakin lemah cara no 1 ini. Gempa kemarin, dengan kedalaman 87 km sebenarnya di transisi antara gempa dangkal dan menengah. Sehingga, cara no. 2 adalah yang utama dan menyebabkan kerusakan puluhan rumah roboh di Jawa Tengah bagian selatan. Lalu cara no 1 meskipun lebih lambat tetap dirasakan oleh orang2 di Jakarta, Bandung, juga beberapa kota di pantura Jawa. Perjalanan gelombang dari media semi-rigid seperti astenosfer ke media rigid seperti kerak benua belum tentu teredam Pak, bisa saja malahan teramplifikasi kalau energi gelombang saat transfer dari media semi-rigid ke rigid masih cukup di atas nilai kritisnya untuk mengalami atenuasi.

Surono Mbah Rono Wah jika hanya krn gaya berat yg berperan, jarak titik gaya tertinggi thd pusat bumi sangat kecil, sangat tdk masuk akal bila menghasilkan energi besar hingga 6.3 SR lebih. Pasti ada gaya yg lbh besar dr gaya gravitasi, saya lbh percaya gaya dorong dr lempeng Australia. Resultante: gaya berat dan gaya dorong lempeng Australia dan cosinus sudut miring penunjaman tsb yg "pegang peran penting pemicu gempa Kebumen". Resultante tsb yg mirip "tarikan kebawah". Bagian yg lunak tdk meredam energi gelombanh, peran dia hanya memperlambat cepat rambat gelombang gempa "krn ada kontras impedansi yg tinggi yg merupaka perbandingan perkalisn rapat masa dan cepat rambat gelombang pd lapisan yg betbeda". Contras impedansi ini yg membuat gelombang langsung akan lbh lambat dibanding gelombang yg terefraksi antara bidang batas dua lapisan yg punya kontras impedansi yg tinggi". Krn kedalaman sumber gempa tsb; sehengga gempa tsb bersifat "far-fied" dirasakan meluas bukan "near-field". Semoga kengawuran ini menambah mumet di hari minggu yg cerah di Jkt. Salam he he he
Awang Satyana Mbah Rono, kengawuran yang bermanfaat he2.., paling tidak buat diskusi, sepakat untuk perambatan gelombang seismik di media dengan impedansi yang berbeda, hanya melambatkan bukan meredam. Sepakat juga dengan efek far field dan near field. Soal gravitasi dalam slab pull hanya gravitasi lokal di ruang litosfer dan mantel bagian atas saja, bukan gravitasi global dari surface ke inner core. Slab semakin masuk ke dalam subduction zone semakin tua dan berat, sehingga punya internal gravity yang lebih besar dibandingkan slab yang masih dangkal di litosfer. Jadi terdapat kesetimbangan gravitasi antara upper slab dan lower slab, yang manifestasinya extensional stress di intermediate slab berupa sesar2 normal. Kalau gaya dorong lempeng, yang kita kenal sebagai ridge push dari mid-oceanic ridge di tengah Samudera Hindia di batas antara Australia dan Antarktika saya pikir terlalu jauh dan ridge-push cenderung menghasilkan kompresi bukan ekstensi. Semoga tidak menambah mumet Mbah...
Rovicky Dwi Putrohari Gambar dibawah ini mungkin lebih proporsional dalam skala yg lebih tepat. Ini menunjukkan bila kedalaman gempa berada dibawah ketebalan kerak maka mungkin akan sangat berkurang efek kompresinya. Tapi saya tidak bisa memperkirakan seberapa jauh perubahan rezim kompresi ke rezim ekstensi ini. Saya sepakat pendapat Pak Surono bahwa efek kompresinya mungkin masih cukup besar karena episenternya belum terlalu dalam (~80 km). Gempa-gempa sangat dalam >300Km memang seringkali terjadi dengan kekuatan besar dengan hasil analisa tensor yg menunjukkan ekstensi. 
Dengan mengetahui posisi titik belok "raypath-2", yang masih dibawah laut ini mungkin akan membantu dalam memahami mengapa di pinggir pantai kerusakannya sangat hebat. Titik pusat kerusakan bisa jadi tidak harus di hiposenter-nya. cmiiw, ikutan ngawur hari minggu sambil nyruput teh 
Awang Satyana Ya Pak Rovicky Putrohari, bisa dilihat dari "beach ball" gempa ini, atau moment tensor solution/ focal mechanism solution- nya bahwa gempa kemarin tidak murni normal faulting, masih ada komponen kompresi nya dengan strike WNW-ESE. Saya pikir itu wajar saja sebab pusat gempa berada di posisi intermediate antara yang dominan kompresi di atasnya dengan yang dominan ekstensi di slab makin ke bawah. Kerusakan di hiposentrum hanya rupture, yang akan ditentukan oleh rigiditas batuan, sementara kerusakan di permukaan oleh propagasi ray path seismic wave akibat datangnya gelombang2 gempa yang berturut2 dari gelombang P, S, dan surface waves.

Irwan Meilano terimakasihi informasinya Awang Satyana, p Surono Mbah Rono, pRovicky Dwi Putrohari: gempa yang dihasilkan slab pull (down-dip extension) bisa menghasilkan gempa besar dan merusak seperti gempa chile M7.8 thn 1939 dengan korban 30ribu jiwa. Beberapa peneliti setuju bahwa down-dip extension merupakan indikasi bahwa terdapat strong-coupled di interface. Sehingga potensi gempa pada bidang yang lebih dangkal dari subduksi lebih besar. Sangat setuju bahwa geometri dari slab mengontrol mekanisme slab-pull atau slab-push (tension), perubahan arah dip ke yg lebih curam mendorong kemungkinan slab-pull lebih besar.



Rabu, 22 Januari 2014

Dengan Uang 10 Ribu Kita Dapat Apa Di 30 Negara Di Dunia

Dengan Uang 10 Ribu Kita Dapat Apa Di 30 Negara Di Dunia

01. Chester - Inggris : setengah potong roti
02. Vienna - Austria : sepotong Kornspitz (sejenis roti gulung). Bahkan naik angkot jarak pendek masih kurang. Air mineral malah nggak dapat
03. Tenerife - Pulau Canary : Di daerah urban kita bisa dapat satu cangkir kopi tapi didaerah wisata setengah cangkirpun belum dapat
04. India Selatan : kita bisa mendapat unlimited nasi dengan kari dan sayur mayur
05. Cebu - Filipina : kita bisa pijat refleksi kaki selama 30 menit
06. Nepal : dapat seporsi momo (sejenis siomay isinya 10biji) dan sebotol kola
07. Kroasia : bisa makan es krim 1 porsi besar!
08. London - UK : bisa milih salah satu ya gan. ¾ liter susu, atau 2 batang rokok , atau ½ liter bensin, atau 1 kaleng kola
09. Denmark : 1 liter susu atau 1 buah timun
10. Budapest - Hungaria : apel 4 buah atau burger 1 porsi
11. Kanada : nggak dapat apa-apa gan
12. Kepulauan Faroe : 2 buah apel atau 1 pak permen karet
13. Vietnam : kita bisa dapat 1 buah topi atau 1 DVD atau 3 sendal jepit atau 5 bungkus mi instan
14. Italia Tengah : 1 saus sambal sachet
15. Chiang Mai - Thailand : sudah bisa makan siang sampai kenyang
16. Bogota - Kolombia : 1 cangkir kopi ditambah 2 potong roti
17. Seoul - Korea : 1 buah tiket bus atau 1 pak masker wajah
18. Mesir : sudah bisa makan siang lengkap pakai koshary sejenis roti, sayur dan lauk
19. Paris : setengah cangkir kopi belum bisa dibeli gan!
20. Australia : 1 lembar lotere. Kalo di Indonesia mirip dengan togel
21. Jepang : sepotong roti dengan rasa yang paling tidak enak
22. Singapura : Tiket MRT paling dekat atau ice cream
23. Oklahoma - AS : ciki dari vending mechine alias mesin penjual otomatis
24. Malaysia : dapat makan siang pakai roti canai 3 lembar dan masih kembali seribu
25. Hongkong : air mineral 1/5 botol doang
26. Taiwan : kola 2 liter gan! mabok kola
27. Jerman : 2 lembar kartu ucapan hari raya
28. Swis : permen jahe
29. Amsterdam - Belanda : permen tolak angin
30. Arab Saudi : 2 potong kebab besar isi tuna atau daging unta

Ditempat tinggal kamu 10 ribu dapet apa aja?


Kamis, 14 November 2013

Terbukti ! Musik (Klasik) Bukan Obat Dan Tidak Membuat Pintar





Sudah banyak berita dan referensi yang menyatakan bahwa musik klasik (mozart) tidak membuat orang/bayi dalam kadungan jadi pintar. Salah satu beritanya:

“Lebih dari 15 tahun para ilmuwan terkecoh karena anggapan mendengarkan musik klasik dapat membuat seseorang lebih pintar. Sekarang, sejumlah peneliti dari University of Vienna, Austria yakni Jakob Pietschnig, Martin Voracek and Anton K. Formann menemukan bahwa tidak ada efek apapun terhadap kemampuan kognitif apabila Anda atau bayi Anda sering mendengar lagu klasik.”[1]
Musik juga bisa membuat orang depresi dan kesenangan hanya sesaat saja. Bisa dibayangkan jika ada orang yang depresi, misalnya putus cinta, kemudian masuk ke kamar dan mengurung diri, mendengar lagu-lagu yang mellow. Ini tidak menyelesaikan masalah. Sebagaimana beberapa berita berikut:
  1. Ternyara musik dapat membuat remaja depresi[2]
  2. Remaja Pecinta Musik Heavy Metal Lebih Mudah Mengalami Depresi[3]

Perlu kita ketahui bahwa hukum musik adalah HARAM. Karena dalam hadits musik digandengakan dengan zina, khamer dan sutera yang semuanya diharamkan. Dari Abu Malik Al-Asy’ari radhiallahu anhu bahwa dia mendengar Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,

لَيَكُوْنَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوامٌ يَسْتَحِلُّوْنَ الْحِرَ وَالْحَرِيْرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعازِفَ
Kelak akan ada sekelompok kaum dari umatku yang akan menghalalkan zina, kain sutra (bagi lelaki), khamar, dan alat-alat musik.” [4]
Lafaz “akan menghalalkan” menunjukkan bahwa hukum asalnya memang haram

Dan Allah tidak menjadikan kesembuhan dan obat pada hal yang Allah haramkan. berkata Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu

إِنَّ الله لَمْ يَجْعَلْ شِفَاءَكُمْ فِيمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمْ

Sesungguhnya Allah tidak menjadikan kesembuhan kalian di dalam sesuatu yang telah diharamkan-Nya atas kalian.” [5]

Syaikh Prof. Abdullah bin Jibrin rahimahullah ditanya,

: ما حكم العلاج بالموسيقى حيث يزعم البعض أنه مفيد ويهدئ الأعصاب ؟؟؟

Apa hukum berobat dengan musik di mana sebagian orang menganggapnya bermanfaat dan menenangkan saraf (pikiran)?

الجواب : ( الحمد لله ، العلاج بالموسيقى لا أصل له بل هو من عمل السفهاء ، فالموسيقى ليست بعلاج ولكنها داء ، وهي من آلات الملاهي ، فكلها مرض للقلوب وسبب لانحراف الأخلاق ، وإنما العلاج النافع والمريح للنفوس إسماع المرضى القرآن والمواعظ المفيدة والأحاديث النافعة ، أما العلاج بالموسيقى وغيرها من آلات الطرب فهو مما يعودهم الباطل ويزيدهم مرضا إلى مرضهم ، ويثقل عليهم سماع القرآن والسنة والمواعظ المفيدة ، ولا حول ولا قوة إلا بالله ) ( كتاب مجموع فتاوى ومقالات متنوعة لسماحة الشيخ العلامة عبد العزيز بن عبد الله بن باز رحمه الله

Jawaban:

Alhamdulillah, pengobatan dengan musik tidak ada dasarnya bahkan merupakan perbuatan orang-orang yang bodoh (terhadap aturan syariat). Musik bukanlah obat melainkan penyakit (penyakit hati). Ia merupakan hal yang melalaikan. Semua (jenis musik) merupakan penyakit bagi hati dan sebab penyimpangan akhlak. Sesungguhnya pengobatan yang bermanfaat dan menenangkan jiwa adalah memperdengarkan Al-Quran bagi Si Sakit, memberikan nasehat dan perkataan yang berguna.

Adapun berobat dengan musik dan alat musik lainnya, maka akan menambahkan kebatilan dan penyakit bagi Si Sakit. Akan berat bagi mereka untuk mendengarkan Al-Quran, As-Sunnah, dan nasehat yang berguna.[6]

Al-Quran sebagai penyembuh hati dan fisik

Kita sering membuktikannya, ketika hati malas dan tidak tenang, dengan membaca Al-Qur'an 5-10 menit. Hati sudah mulai tenang lagi. Ya, Al-Quran adalah penyembuh dan penenang hati manusia.
Allah Ta’ala berfirman,

وننزل من القرآن ما هو شفاء ورحمة للمؤمنين

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penawar/kesembuhandan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Al-Isra`: 82)

Syaikh Muhammad Al-Amin Asy-Syingkiti rahimahullahu menafsirkan,

هو شفاء يشمل كونه شفاء للقلب من أمراضه ; كالشك والنفاق وغير ذلك، وكونه شفاء للأجسام إذا رقي عليها به، كما تدل له قصة الذي رقى الرجل اللديغ بالفاتحة، وهي صحيحة مشهورة

“ini adalah penawar/kesembuhan yang mencakup penawar hati dari penyakit-penyakitnya seperti ragu-ragu, kemunafikan dan lainnya. Dan juga mencakup penawar bagi penyakit badan jika diruqyah pada badan. Sebagaimana ditunjukkan pada kisah seorang laki-laki yang tersengat kalajengking kemudian diruqyah dengan Al-Fatihah. Kisah ini adalah shahih dan masyhur.”[7]

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush shalihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam

@Perum PTSC Cileungsi Bogor
Penyusun:  Raehanul Bahraen

***

[4]  HR. Al-Bukhari no. 5590
[5]  HR. Bukhari
[6] Majmu’ Fatawa Syaikh Bin Baz 9/417
[7] Adwa’ul Bayan 3/181, Darul Fikr, Beirut, 1415 H, Syamilah.