Kamis, 25 November 2010

Mahasiswa lain dulu lain sekarang (Nasehat Mbak)

Iya, lain dulu lain juga sekarang.

Masa-masa baru jadi mahasiswa baru. Amaat sangat baru, clingak-clinguk, gupek, bingung, orang kata masih masa peralihan dari SMA.

Masuk semester-semester awal, masih semangat dengan kuliah. Ya, itu buat yang semangat. Datang tepat waktu, plus kagak kepikiran buat bolos kuliah dengan istilah ambil jatah.

Awal-awal kuliah masih semangat-semangatnya, masih takut-takut dengan dosen pengajarnya. Kemana-mana masih rame-rame, sudah seperti bebek yang berbaris, bergerombol. Yaaa masih bawaan habis makrab, ospek de el el. Jadi setia kawan katanya.

Menginjak pertengahan tahun di kampus. Mulai nganeh, yang ketemu cara nyontek yang jitu, ya dia pakai cara itu. Ada yg mulai berani 'ngepEk', ada yg lirik sama kawan disebelahnya, atau selipkan kertas di lengan bajunya. Atau, cara ekstrim letakkan buku di atas meja.

Yaaa mantap, IPK memang tinggi tapi setelah lulus, jadi gigit jari, melongok bingung mau cari kerja, tapi gak tau mau ke mana, karena keahlian dia kagak punya, hehehehe.

Menjelang tengah tahun kuliah, mulai senang kalau dosen gak masuk, apa lagi kalau ternyata mau ujian. Tambah girang pas ada kabar, si bapak atau ibu dosen gak bisa masuk.

Bahkan, pas jamannya saya, ada yg berharap 'semoga bapaknya sakit', oooh sungguh teganya.

Mendekati akhir masa di kampus, ckckckck yg nilai bermasalah, mulai cari-cari dosen MK (Mata Kuliah) nya. Yang tadinya rajin, jadi mulai rajin kuliah.

Menjelang akhir masa mukim di kampus, mendekati tugas akhir, naaa, mahasiswa mulai mencari dosen-dosennya. Para dosen serta merta berubah menjadi seleb, dicari kemana-mana. Ditunggu dari pagi hingga petang menjelang.

Yang kagak pernah ketemu dosen PA, mulai rajin menyambanginya. Hahahaha, akibat gak dekat dengan dosen, akibat dulu kurang peduli dg dosen, akibat dulu senang begitu dosen gak ada. Dan akibat dulunya begitu senang kalau kuliah atau ujian dibatalkan. Mahasiswa jadi kelimpungan, karena jadi kagak tau karakter dosennya, jadi kagak tau juga kapan waktu yang tepat buat konsultasi untuk tugas akhirnya.

Jadilah itu mahasiswa/i merasa dilempar sana-sini, gigit jari karena pak n ibu dosen jarang di jurusan, jarang di fakultas. Eee dia baru tau kalau pembimbingnya, dosennya orang sibuk, orang penting.

Waktu berlalu, tugas akhir selesai, si mahasiswa sedikit merasa beban satu terlepas, tapi beban lain menunggu, 'terjun ke masyarakat untuk mencari kerja'.

Wkwkwkwk, masih belum sadar juga poinnya. Dulu mahasiswa rasa jenuh kuliah, sampai bolos gak keruan, sampai terlontar omongan 'jenuh'. Tapi, begitu dia lulus, diwisuda. Yaaa baru nyaho, kangen sama dosen-dosennya, sama temen-temennya, sama kampusnya. Tapi, mau ke kampus, isin belum kerja katanya, mau ke kampus bingung karena tmn2nya sudah pada lulus semua.

Hhhhaaahh, ya buat yang masih kuliah dinikmati apa yg masih bisa dinikmati saat ini. Semua ada masanya n suatu hari nanti kalian sedikit banyak akan merasakan apa yg saya tuliskan di note saya kali ini.


Sumber : Catatan FB Mbak Septa (Sefta Marisa Dwipasari Junaidin) dengan diedit seperlunya

.

Minggu, 21 November 2010

Susunan Bagian dalam Bumi

Dengan telah adanya seismograf yang dapat mencatat gelombang seismik, sejak permulaan abad 20 telah dapat dianalisis susunan bagian dalam bumi. Secara umum susunan bagian dalam bumi dibagi menjadi tiga, berturut-turut dari permukaan menuju ke bagian dalam bumi adalah: kerak bumi, mantel dan inti bumi. Antara mantel dan kerak bumi dan antara mantel dan inti bumi merupakan lapisan batas diskontinuitas yang berfungsi sebagai pembiasan dan pemantulan gelombang seismik.

1. Kerak Bumi

Kerak bumi atau crust merupakan lapisan paling atas dari susunan bumi dan sangat tipis dibanding dengan lapisan lainnya. Lapisan kerak bumi mempunyai ketebalan bervariasi antara 25 – 40 km di daratan dan bisa mencapai 70 km di bawah pegunungan, sedang di bawah samudra ketebalannya lebih tipis dan bisa mencapai 5 km. Lapisan ini dibagi lagi menjadi dua bagian yang dipisahkan oleh lapisan diskontinuitas Conrad, berturut-turut dari permukaan adalah lapisan yang mewakili batuan granit dan di bawahnya yang mewakili batuan basal. Di bawah samudra lapisan granit umumnya tidak ditemui. Kerak bumi berbentuk materi padat, terdiri dari sedimen, batuan beku, dan metamorfis dengan unsur utama oksigen dan silikon. Densitas rata-rata 3,9 gr/cm3 , merupakan 0,3 % dari massa bumi dan 0,5 % dari volume bumi secara keseluruhan.

Antara kerak dan mantel terdapat lapisan diskontinuitas yang disebut lapisan Mohorovicic dan sering disebut dengan lapisan M atau Moho saja. Kecepatan gelombang longitudinal atau gelombang kompresi pada lapisan ini berkisar antara 6,5 km/detik sampai 8 km/detik.

2. Mantel Bumi

Lapisan mantel bumi membujur ke dalam mulai dari lapisan moho sampai lapisan inti bumi pada kedalaman sekitar 2900 km. Mantel sebagian besar dipertimbangkan sebagai lapisan padat. Lapisan ini dapat dibagi dua bagian masing-masing mantel atas dan mantel bawah. Mantel atas membujur sampai kedalaman 1000 km dibawah permukaan. Kecepatan gelombang kompresi pada lapisan kulit bumi semakin kebawah semakin besar mulai dari sekitar

8 km/detik di bawah lapisan moho sampai sekitar 13,7 km/detik di perbatasan inti-mantel. Pada lapisan mantel atas terdapat beberapa lapisan diskontinuitas dimana kecepatan gelombang tiba-tiba turun. Pada kedalaman antara 100 km sampai 250 km dibawah permukaan bumi terdapat lapisan kecepatan rendah (LVL). Lapisan LVL diperkirakan berupa materi mencair yang panas, dengan rigiditas rendah serta kecepatan gelombang seismik bisa turun sekitar 6 % jika dibanding dengan kecepatan pada lapisan moho. Mantel bawah kecepatan gelombang seismiknya secara gradual naik sesuai dengan kedalaman. Pada lapisan mantel tidak terdapat lapisan diskontinuitas yang berfungsi sebagai pembias dan pemantul gelombang seismik.

Tabel susunan bagian dalam bumi

LAPISAN

KEDALAMAN

VOLUME

MASSA

DENSITAS


(km)

109km3

%

1012 kg

%

gr/cm3

Kerak bumi

Mantel atas

Mantel bawah

Inti luar

Inti dalam

Perm.- moho

Moho – 1000

1000 – 2900

2900 – 5100

5100 – 6370

5,1

429,1

473,8

166,4

8,6

0,5

39,6

43,7

15,4

0,8

15

1673

2415

1743

125

0,3

28,0

40,4

29,2

2,1

2,94

3,90

5,10

10,50

14,53

Diskontinuitas dalam bumi disebabkan oleh perubahan susunan kimia dari material dalam bumi atau oleh perubahan fase dari material tersebut ( padat ke tak padat, tak padat ke padat atau dua fase padat yang berbeda ).

Densitas dari mantel bumi antara 3,9 – 5,1 gr/cm3, terdiri dari oksigen, magnesium, silikat dan sedikit ferum. Mantel merupakan 68,4 % dari massa bumi dan 83,3 % dari volume bumi.

3. Inti Bumi

Inti bumi adalah lapisan yang paling dalam dari bumi. Lapisan ini diperkirakan mempunyai jari-jari 3500 km dan terdiri dari dua bagian masing-masing inti luar (outer core) dan inti dalam (inner core). Lapisan inti luar membujur sampai kedalaman sekitar 5100 km dibawah permukaan bumi dan diperkirakan berupa fluida, karena dari catatan seismogram gelombang shear tidak teridentifikasi. Kecepatan gelombang kompresi pada lapisan inti luar naik sesuai kedalaman antara 8 – 10 km/detik, sedang pada lapisan inti dalam kecepatanya juga naik antara 10 – 13,7 km/detik.

Pada inti dalam gelombang shear dapat teridentifikasi kembali sehingga diperkirakan tersusun dari material padat. Materi inti luar terdiri dari besi dan nikel dalam bentuk cair / fluida sedangkan inti dalam dengan materi yang sama dalam bentuk padat.

Inti luar yang berupa medium tak padat dengan densitas 10,5 gr/cm3 merupakan 15,4 % dari volume bumi dan 29,2 % dari massa bumi. Materi yang tak padat ini diapit oleh dua materi padat ( mantel dan inti dalam ) membentuk sand wich dan bergerak terus akibat efek rotasi dan revolusi bumi. Hal ini terutama yang menjadi sumber medan magnet bumi.

Inti dalam merupakan bagian kecil dibanding mantel dan inti luar, yaitu 0,8 % dari volume bumi dan 2,1 % dari massa bumi tetapi mempunyai densitas paling besar yaitu rata-rata 14,53 gr/cm3. Gambar (2.1) dan (2.2) memperlihatkan struktur bagian dalam bumi dan kurva kecepatan gelombang seismiknya.


Gambar 1. Struktur bagian dalam bumi


Gambar 2. Grafik kecepatan gelombang seismik

Secara umum, harga densitas bertambah terhadap kedalaman bumi. Demikian juga harga tekanan dan temperature, makin kedalam harganya makin besar.


Sumber : Buku Seismologi BMKG



Pengantar Analisa batuan / Petrofisika

Pada permulaan sejarah industri minyak, analisa inti batuan seperti yang kita kenal sekarang jarang sekali dikenal orang. Beberapa perusahaan minyak yang pertama – tama mempertimbangkan pemakaian data analisa inti batuan dalam kegiatannya selama melakukan pengeboran, telah mendapatkan hasil yang sukses.

Salah satu pengusaha minyak yang melakukan pencatatan data analisa inti batuan dari pengeboran ialah perusahaan minyak di Jerman pada tahun 1844. Di Amerika pemakaian dimulai pada tahun 1859. Sejak tahun 1875 data analisa inti batuan ini mulai meluas pemakaiannya. Pemakaian kualitatif dengan baud an rasa, ditambah dengan data analisa yang sederhana serta pemerian litologi inti batuan, memberikan informasi yang penting yang sangat berharga bagi para pengelola minyak antara lain para geologis, engineering, maupun para perencana pemakaian peralatan dalam eksploitasinya

Pengetahuan mekanika reservoir merupakan bagian dari Ilmu sifat-sifat petrofisika formasi reservoir, khususnya yang berhubungan dengan kegiatan industri minyak dan gas bumi

Pada saat ini pengetahuan Mekanika Reservoar telah lebih berkembang sejalan dengan kemajuan teknologi lainnya.

Pemakaian data dalam industry perminyakan, hasil analisa batuan (core) masih tetap merupakan dasar atau sumber data yang lebih dapat dipercaya dan langsung memberikan informasi selama pengeboran dan dalam melakukan evaluasi formasi resrvoar.

Penggunaan hasil analisa batuan secara umum adalah sebagai berikut :

1-1 Penggunaan data analisa batuan

Eksplorasi

  1. Mengevaluasi kemunginan produktivitas sumur – sumur, pengembangan lapangan serta sumur explorasi.
  2. Menentukan kondisi struktur dan stratigrafi lapisan dalam tanah.

Operasi penyempurnaan dan kerja ulang sumur.

  1. Memilih interval untuk dilaksanakan Drill stem test (DST).
  2. Membuat dasar interpretasi data DST dari Karakter formasi.
  3. Menentukan kombinasi terbaik dalam penyempurnaan sumur dimana terdapat beberapa lapisan produktif.
  4. Pemilihan kedalaman dan interval dalam penyempurnaan dalam pemasangan packers dan penyemenan, pada zona air dan gas.
  5. Pemilihan interval perforasi, penembakan dan pengasaman
  6. Mengevaliasi keefektifan dari hasil penyempurnaan sumur.
  7. Penentuan interval untuk kerja ulang sumur.

Pengembangan Lapangan

  1. Menentukan jarak yang optimal antar sumur – sumur.
  2. Menetukan lokasi pengeboran sumur baru
  3. Mendapatkan batas – batas dari lapangan
  4. Menentukan kapsitas peralatan yang digiunakan
  5. Mendapatkan kontak fluida dan variasinya di lapangan
  6. Menentukan korelasi struktur dan kalibrasi
  7. Menyiapkan data dasar untuk intrpretasi dan kalibrasi data rekaman log dari sumuran
  8. Pemilihan zona air dan optomasi penyelesaian interval

Evaluasi sumur dan Reservoar

  1. Menentukan lapisan produktif.
  2. Perkiraan produksi awal dan penurunan tekanan.
  3. Perkiraan aliran produksi air, tekanan injeksi.
  4. Perkiraan urutan produksi dengan adanya interusi air atau gas dimana beberapa zone diproduksi bersama.
  5. Perkiraan kemungkinan pengurasan minyak dan gas.
  6. Menentukan cadangan minyak atau gas.
  7. Persiapan data dalam persiapan unit peralatan operasi.
  8. Persiapan data untuk studi reservoir dan perencanaan mempertahankan tekanan dan opersi secondary recovery.
  9. Penyediaan informasi di bawah tanah dalam pemakaian teknik penyempurnaan sumur yang tepat serta aplikasi metode pengurasan hidrokarbon di masa mendatang.

1-2 Konsep Reservoar Minyak dan Gas

Suatu akumulasi minyak dan gas bumi dapat terjadi apabila terpenuhi hal – hal berikut :

  1. Sumber minyak dan gas bumi (Source Rock).
  2. Suatu lapisan yang porous dan permeable (Reservoir Rock).
  3. Jebakan yang terjadi sebagai pembatas, sehingga fluida tidak mengalir ke permukaan (Cap Rock).

Hidrokarbon terbentuk dari bahan-bahan organik di dalam batuan sedimen. Bakteri-bakteri menarik oksigen dari bahan organik yang terendapkan dan secara bertahap mengubahnya menjadi bahan lain.

Molekul demi molekul diubahnya menjadi bahan yang kaya dengan karbon dan hydrogen pada tekana yang tinggi. Pada kondisi ini diduga minyak dan gas terbentuk

Pada suhu yang lebih tinggi hidrokarbon akan berubah menjadi bahan komposisi yag lebih ringan (Gas). Hidrokarbon dalam source rock akan berimgrasi ke reservoir rock karena adanya pemampatan oleh batuan di atasnya.

Batuan sedimen terendapakan dalam bentuk lapisa-lapisan yang disebut “STRATA” atau “BED”, sebagian besar lapisan-lapisan batuan ini tidak cukup kuat untuk menahan tekanan tindih dan akan terjadi lipatan-lipatan. Bagian yang terangkat (Busur arah ke atas) di sebut antiklinal dan yang turun disebut Sinklinal.

1-3 Jebakan Hidrokarbon

Beberapa variasi pelipatan yang menarik bagi ahli perminyakan, karena menjadi petunjuk bagi perkiraan terjebaknya minyak dan gas bumi.

Beberapa jenis jebakan dapat dibedakan sebagai berikut :

  1. Jenis jebakan Stratigrafi

- Uncorformity (tidak selaras)

- Sand pitchout (pasir yang membaji

- Shoestring sand (lensa pasir)

- Porosity – permebilty pinchout

- Salt – dome trap (kubah garam)

- Reef trap, dan lain – lain.

  1. Jenis jebakan structural

- Anticlinal trap

- Faulted anticline trap

- Reserved fault trap, dan lain – lain


Sumber : Pengtahuan Dasar mekanika Reservoar Lemigas

Menghapus Aplikasi pada Facebook

Seringkali kita ingin menghapus aplikasi yang kita gunakan di facebook. Entah karena membosankan, memalukan atau terlalu sering muncul di "beranda" milik teman kita. Selain itu muncul dugaan bahwa terdapat aplikasi yang digunakan sebagai Spyware/Malware. Sebagian aplikasi yang tak diinginkan tersebut seringkali ingin kita hapus. Namun sayangnya kita tidak tahu caranya. Caranya sangat gampang.

1. Klik Akun > pengaturan Privasi



















2. Pada Pojok bawah pilih aplikasi dan Web > Klik Sunting pengaturan anda











3. Klik Sunting Pengaturan









4. Pilih Aplikasi yang ingin kita hapus

Gampangkan!!

AdiYuza

Calon istri seperti apa yang kau cari?

Calon istri seperti apa yang kau cari?

Kalau ditanya seperti itu, pasti setiap orang memiliki kriteria yang berbeda-beda. Karena, setiap orang punya selera yang berbeda.
Ada yang suka akan kecantikannya, yang ini jelas, karena hampir setiap orang jatuh cinta pada pandangan pertama. Keseksiannya, kecerdasannya, Posisi keluarganya yang terhormat, atau mungkin hartanya. Namun tak sedikit pula yang menginginkan calon istri yang baik hatinya atau baik akhlaknya.

Tak masalah seperti apa kriteria yang kamu cari. Yang jelas setiap pilihan pasti ada baik dan buruknya, Kalau saya yang disuruh memilih sih, saya mau semua kriteria di atas masuk, meskipun kecil kemungkinannya. hehehe.

Namun menurut saya wanita yang cocok untuk dijadikan istri adalah wanita yang baik akhlaknya lagi baik tingkah lakunya, kalaupun kriteria yang lain masuk, anggap saja bonus.

Segala sesuatu yang tampak dari luar akan mudah sekali hilang. Dan segala sesuatu yang bersifat materi dan jasmani sama sekali tidak bisa menjamin bahwa kebahagian hatipun terpenuhi.

Yang perlu dipikirkan ketika kita mencari pendamping hidup adalah pikirkan pula kehidupan kita 10 atau 20 tahun mendatang ketika bersama dia. Pikirkan pula nasib anak-anak kita kelak, karena bagaimanapun anak Soleh adalah investasi terbesar kita ketika kita tua ataupun saat kita meninggal. Dan salah satu faktor penting bisa terbentuknya anak soleh adalah seorang Ibu.

Sangat membahagiakan pastinya ketika kita dalam kesulitan, Istri dengan senang hati menyemangati dan memotivasi agar kita mampu menghadapinya. Tutur kata lembutnya mampu menenangkan jiwa.

Sangat mengaharukan pastinya Saat kita bekerja banting tulang di luar dan pulang tanpa membawa apa-apa, ia masih menyambut dengan senyum terbaiknya.

Ketika iman sedang turun, ia selalu mengingatkan..

Ketika jauh dari kita, Ia selalu menjaga kesuciannya, menjaga kehormatan Suami dan keluarganya.

Percaya atau tidak, ketika berkeluarga kelak, wanita seperti inilah yang kita harapkan. Tak peduli dari segi fisik dia cantik atau kurang menarik, Kalau sudah cinta, semua menjadi cantik. Dan Akhlak yang baiklah yang membuatnya cantik. Dan saat itulah wanita sebagai perhiasan dunia berlaku, bukan sebaliknya, Racun dunia.

Lantas bagaimana kita tahu dia adalah istri yang baik, sedangkan kita belum hidup bersamanya?

Jawabnya adalah bersabar dan berdoa. Ingatlah, wanita baik-baik untuk pria baik-baik. Toh, ketika jodoh tiba, ia akan datang dengan sendirinya tanpa kita duga.

Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, Dan penantian kita tidak akan sia-sia.

Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan pengharapan - penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.

Pada akhirnya Allah swt dengan segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu,karena alasan yang penting.
dan percayalah SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA.

Senin, 01 November 2010

Jika Tsunami Menerjang Bandar Lampung.

"Kita memang tak bisa mencegah bencana Geologi, namun kita bisa mengupayakan supaya kerugian yang kita derita menjadi sekecil mungkin. Sedikit Sumbangsih saya untuk negeri, semoga bermanfaat"

Seperti sudah banyak diketahui, kepulauan Indonesia terletak di kawasan yang merupakan pertemuan dari lempeng-lempeng Eurasia, Australia, Pasifik dan Filipina. Pertemuan ini menyebabkan adanya spektrum topografi dan bathimetri yang luas dan beragam dari kepulauan Indonesia, serta aktivitas kegempaan serta kegunungapian yang juga cukup tinggi. Akibatnya wilayah Indonesia rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempabumi, tsunami, letusan gunungapi, longsor dan penurunan tanah.

Peta Lokasi Gempa bumi di Indonesia 1600 – 2004 (Diposaptono).

Tsunami berasal dari bahasa Jepang tsu = pelabuhan, dan nami = gelombang. Tsunami berarti pasang laut besar di pelabuhan. Dalam ilmu kebumian terminologi ini dikenal dan baku secara umum. Kebanyakan tsunami dihasilkan oleh gempabumi, dimana pergeseran tektonik vertikal dasar laut di sepanjang zona rekahan pada kulit bumi menyebabkan gangguan vertikal tubuh air. Sumber mekanisme lainnya adalah letusan gunungapi yang berada di dekat atau di bawah laut, perpindahan sedimen dasar laut, peristiwa tanah longsor di daerah pesisir yang bergerak ke arah air laut, ledakan buatan manusia dan tumbukan benda langit /meteor yang terjadi di laut.

Tsunami bergerak keluar dari daerah sumber sebagai suatu seri gelombang. Kecepatannya tergantung pada kedalaman air, sehingga gelombang tersebut mengalami percepatan atau perlambatan ketika melintasi kedalaman yang berbeda-beda. Proses ini juga menyebabkan perubahan arah rambat sehingga energi gelombang dapat menjadi fokus atau de-fokus. Pada laut dalam, gelombang tsunami dapat bergerak dengan kecepatan sekitar 500 hingga 1000 km/jam.

Ketika mendekati pantai, rambatan tsunami menjadi lebih lambat hingga hanya beberapa puluh km/jam. Ketinggian gelombang tsunami juga tergantung pada kedalam air. Gelombang tsunami yang ketinggian hanya satu meter pada laut dalam bisa berkembang menjadi puluhan meter pada garis pantai. Tidak seperti gelombang laut yang umumnya digerakkan oleh angin yang hanya mengganggu permukaan laut, energi gelombang tsunami mampu mencapai dasar laut. Pada daerah dekat pantai, energi tersebut terkonsentrasi pada arah vertikal akibat berkurangnya kedalaman air dan pada arah horisontal akibat pemendekan panjang gelombang karena perlambatan gerak gelombang. Tsunami memiliki rentang periode (waktu untuk satu siklus gelombang) dari hanya beberapa menit hingga lebih dari satu jam.

Jika agak pusing dengan Penjelasan saya diatas, silakan perhatikan skema di bawah ini

Perubahan ketinggian Tsunami ketika di Laut dalam dan di Pantai

Pesisir Lampung merupakan salah satu daerah yang paling rawan terhadap bencana tsunami. Hal ini disebabkan karena Lampung berada pada zona subduksi lempeng Indoaustralia dan Lempeng Eurasia. Gunung Krakatau di Selat Sunda juga menjadi salah satu Ancaman bagi penduduk yang berada di Pesisir Lampung terhadap bencana tsunami. Selain itu, Sesar Semangko yang memanjang dari Aceh hingga Lampung menjadi menjadi alasan lainnya mengapa daerah ini begitu rawan terhadap bencana tsunami.

Potensi penyebab tsunami di Lampung; Sesar Semangko (garis atas), Gunung Krakatau (segitiga) dan zona subduksi Lempeng Indoaustralia – Eurasia (garis bawah)

Selain dari segi Geologi, dari sisi Geografis dan Demografis, pesisir kota Bandar Lampung, merupakan daerah yang rawan. Hal ini dikarenakan kontur tanah yang rendah dan padatnya penduduk yang mendiami kawasan pesisir. Jika tidak dilakukan penanggulangan secara tepat, maka korban jiwa akan semakin besar.

Kontur tanah dan kepadatan penduduk di Kota Bandar Lampung


Pesesir Kota Bandar Lampung

Dengan kondisi seperti itu, kita tidak bisa menghindari bencana Tsunami. Yang bisa dilakukan adalah mengurangi dampak dari Tsunami tersebut. Untuk itu dibutuhkan upaya penanggulangan bencana yang lebih terpadu, yang mencakup keseluruhan wilayah Indonesia. Upaya penanggulangan bencana secara umum meliputi 2 hal yaitu, prabencana dan pascabencana. Seperti kita ketahui, upaya penanggulangan pascabencana akan membutuhkan biaya serta alokasi sumber daya yang sangat besar. Upaya penanggulangan ini akan semakin besar lagi apabila masyarakat dan negara tidak memiliki sistem manajemen prabencana yang baik. Oleh karena itu saat ini digalakkan penyadaran pentingnya emergency preparedness sebagai suatu program jangka panjang yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kemampuan bangsa untuk mengatur semua jenis bencana serta memulihkan keadaan pascabencana hingga ke kondisi pengembangan berkelanjutan. Demi tercapainya keberhasilan penanggulangan bencana, diperlukan suatu perencanaan yang matang dan kebutuhan informasi tentang bencana. Kebutuhan informasi yang cepat, tepat, dan aktual mutlak diperlukan.


Berikut ini adalah Ilustrasi yang saya buat, Jika seandainya Tsunami benar-benar menerjang Bandar Lampung. Memang tidak begitu bagus, Tapi setidaknya bisa memberikan gambaran kepada kita mengenai daerah mana saja yang paling rentan terhadap Tsunami. Sehingga, perencanaan dan Pemetaan Jalur Evakuasi teraman dan Tercepat bisa kita persiapkan sedini mungkin. Salam, Adi yuza.






" Cobalah untuk sekali saja bangsa kita belajar dari pengalaman"