Selasa, 23 Oktober 2012

Penelitian mengenai Sesar Lampung - Panjang dan hal yang berkaitan

Saat ini kami sedang melakukan penelitian mengenai Sesar Lampung-Panjang. Penelitian ini menggunakan metode Geofisika berupa Metode Magnetik dan Gayaberat.  Tujuannya untuk menentukan termasuk jenis apakah Sesar Panjang ini, dan untuk melihat blok mana yang saat ini aktif bergerak. Hingga artikel ini ditulis, kami sedang melakukan akuisisi data Gayaberat.

Oya, sebagai informasi lagi yang mungkin menarik untuk dilakukan kajian kedepannya adalah mengenai sesar yang melewati Natar. Di daerah ini terdapat ngarai yang lebarnya sekitar 5 -10 meter. Memanjang  dengan strike Barat laut-Tenggara (searah dengan sesar panjang). Ngarai ini memotong rel kereta. Sehingga kita bisa melihat dengan jelas  ketika naik kereta, Setelah Stasiun Rejosari .Untuk memastikan  apakah ini bagian dari Sesar Panjang, atau Sesar Lain, perlu dilakukan penelitian ke depannya (Saat ini penelitian kami belum mencakup daerah sana).

Selain itu, saat ini telah muncul semburan air Panas baru di Desa Cisarua, Merak Batin Natar awal bulan September kemarin dan saat ini masih menyembur keluar. Dimungkinkan, semburan ini juga terkait dengan sesar yang ada di Bandar Lampung dan Sekitarnya.

Sumber Air Panas Baru, Kampung Cisarua, Natar Lampung. (Sumber: Radarlampung.co.id)


Mengenai kebudayaan masa lalu, untuk kedepannya mungkin bisa dilakukan penelitian mengenai keterkaitan Gunung Langgar, Bukit Granit di Tanjung Bintang, Bukit Granit di Granit Indah (juga di Tanjung Bintang) dan Taman Purbakala Pugung Raharjo (TPPR) . Secara geologi lokasi 2 bukit granit dan TPPR adalah lokasi yang cukup aman dari bencana geologi seperti gempa, tsunami dan dampak langsung letusan gunung Krakatau. Terutama ketika bencana2 tersebut melanda daerah (yang mungkin) pusat kebudayaan di sekitar teluk Lampung pada masa itu.  Bisa jadi, ketiga tempat tersebut  merupakan tempat Pemujaan, perlindungan atau evakuasi Nenek moyang ketika bencana terjadi (ini pendapat saya).

Kompleks Batuan Granit, Granit Indah, Tanjung Bintang Lampung Selatan (Sumber: rahasiabebek.blogspot.com)
Punden Berundak Taman Purbakala Pugung Raharjo (Sumber: panoramio.com)


Hal yang menarik dari bukit granit tersebut adalah ditemukannya batu-batu cantik yang ditemukan oleh penduduk sekitar ditempat tersebut. Pak Andang Bachtiar sendiri sempat tidak percaya ketika salah seorang penduduk menunjukkan batu tersebut. Karena tidak mungkin batu-batu tersebut terbentuk secara alami di daerah itu. Namun beliau baru percaya ketika penduduk tersebut menunjukkan bahwa batu-batu tersebut mudah ditemukan di sungai di sekitar situ. Selain itu, terdapat susunan batu Granit raksasa yang tidak biasa. Lebih masuk akal jika susunan  tersebut adalah handmade daripada dibentuk oleh alam (ini juga pendapat beliau). –kami beberapa kali mengundang Pak Andang untukmengisi materi mengenai Geologi di Lapangan secara Langsung –.

Demikian informasi dari saya. Mudah-mudahanan kedepannya penelitian dan pengetahuan kita mengenai kondisi geologi di  Lampung, khususnya di Bandar Lampung dan sekitarnya makin bertambah. Mengingat kemajuan dan pertumbahan penduduk di daerah ini yang cukup signifikan dan potensi geohazard yg tidak bisa dianggap remeh.

Salam
Adiyuza

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar jika dirasa perlu

Adi Yuza