Sanggahan/Disclaimer
Penulis blog berusaha semaksimal mungkin untuk menghargai hak cipta dari hasil karya orang lain. Jika penulis melakukan kekeliruan, dan pemilik hak cipta keberatan, penulis bersedia untuk mencabut video, gambar, tulisan, maupun persamaan yang tertera dalam blog ini. Segera hubungi penulis blog agar dapat ditindaklanjuti secepatnya.
About Me
Bahasa gaul Lampung
Lampung merupakan daerah yang multi etnis. Orang lampung asli hanya sekitar 20 % dari total jumlah penduduk. Bahasa yang digunakan pun beragam. Sehari-hari, sebagian besar penduduk Lampung menggunakan bahasa Indonesia. Sisanya, di tempat umum, kita akan lebih sering mendengar orang bercakap-cakap dengan bahasa Jawa, Sunda, Padang, dll. Sangat Jarang kita mendengar orang berbicara dengan bahasa Lampung di tempat umum (miris).
Selain bahasa-bahasa di atas, Lampung juga mengenal bahasa gaul. Bahasa gaul Lampung ini, banyak digunakan oleh anak-anak muda di Lampung. Memang secara sepintas, bahasa gaul di Lampung memang mirip dengan bahasa gaul Jakarta. Mungkin karena letak geografis Lampung yang cukup dekat dengan Jakarta. Tapi, kalau diperhatikan, banyak yang beda lho.. Memang kalau masih berada di Lampung, anak Lampung gak menyadarinya. Tapi begitu sudah ke Jakarta atau ke tempat lain yang bahasa gaulnya mirip-mirip, maka akan kelihatan bedanya.
Bahasa gaul Lampung adalah bahasa campuran dari banyak bahasa. ada yang diambil dari bahasa Lampung, seperti unjal, gupek, tegambuy. Ada yang tak jelas dari mana asalnya seperti Kitorang, kamu orang (mungkin sisa peninggalan zaman Belanda).
Tapi bagaimanapun juga, bahasa gaul adalah keunikan/ciri khas daerah tertentu. Berikut ini saya merangkum beberapa kata-kata gaul yang sering digunakan oleh anak Lampung.
Kalau belum komplit, silahkan tambah sendiri.
Unjal : Mengantar bergiliran.
Contoh: Ya udah, diunjal aja pake motor.
==
Kita orang (baca: kitorang) : kami atau kita.
Contoh : Kitorang mau maen ke Moka.
==
Kami orang : Kami
Contoh : Kami orang gak ngikut ke sana.
==
Kamu orang : Kalian
Contoh: Kamu orang ikut ke Kiluan gak?
==
Lo orang (Baca: Lorang) : Kalian
Contoh: lorang besok ngikut ke Mutun, gak?
==
Diorang: Mereka
Contoh: Diorang pegi kemana?
==
Orang: kata tambahan. Semacam “wong” di Jawa atau Palembang
Contoh: Orang kitorang aja gak kemana-mana kemaren.
==
Ngotak : belagu
Contoh: Gak usah ngotak deh jadi anak.
==
Basing : terserah
Contoh: Basing Lah ya, saya mah ngikut aja.
==
Ligat : cepetan
Contoh: Ligat dunk kalo bales sms.
==
Tegambuy : gak jelas, permisalan: kaya kalo lagi di tengah laut sendirian terombang-ambing
Contoh: gara-gara lu gak jadi dateng, gw jadi tegambuy kayak orang gila di sana.
==
Susuk : uang kembalian
Contoh: Ish, susuknya kok dolar sih!!
==
dolar : Uang Koin
==
Ish: Idih, ih,
==
MJ : singkatan dari Mak Jelas, artinya gak jelas.
Contoh: Dasar, MJ!!
==
Mènèl : centil
Contoh: jadi cewe kok menel bgt.
==
Tudaw : Centil yg lebih parah
==
Palèng : pusing
Contoh: Paleng pala gw di buatnya.
==
kongèk ;Ngongèk : ngata-ngatain di depan orangnya, biasanya untuk lucu2an.
Contoh: gw dikongek abis-abisan ma diorang.
==
Lantak : Gasak/sikat habis
Contoh : Duren belum mateng itu pun dilantak sama dia
==
Gèh: kata tambahan / dong.
Contoh: Gak usah gitu geh, kalo gak suka ngomong aja.
==
Dunk : kata tambahan /dong
==
Mah: Kata tambahan / sih
Contoh : saya mah gak ikut-ikutan.
==
Dong: mengerti / paham
Contoh : Sumpah, gw gak dong sama sekali.
==
Ngeh : Mengerti / Paham
Contoh : Gw gak ngeh sama sekali.
==
Gupek : rusuh, heboh dalam melakukan sesuatu
Contoh : Gupek banget sih jadi orang.
==
Laju: Terus
Contoh : Kalo udah dapet, Laju gak inget kita lagi
==
Laju / lajuan: Lanjutan
Contoh : trus gimana laju cerita itu.
==
Api wah : apaan sih? -biasanya dipake berdiri sendiri tanpa ada kata lain-.
==
Mèngkol : Belok
Contoh : Mengkol kiri, Bang!
==
Sepelibasan : berpapasan di jalan tapi gak sadar atau gak bisa saling bertemu.
Contoh : gw tadi sepelibasan sama si x di jalan
==
Pedom pay : tidur dulu -biasanya dipake berdiri sendiri tanpa ada kata lain-.
==
ngepèk (baca: ngepè’) : nyontek
==
Kepè’an : contekan
==
Mantang : Ketela/ubi
==
Caw : Pergi
Contoh : Kita caw sekarang aja, yuk!
==
Kèmèk : Makan
==
Boi : Kata sapaan.
Contoh : Kemek yuk Boi, gw udah laper nih.
==
Bokèr : Buang air besar
Contoh: Lagi asik-asik kemek, malah pengen bokèr
==
Jaman hong : Zaman dulu
==
Cuy : Kata sapaan
Contoh : eh, Cuy, pinjem catetan lo sih.
==
Gerepèk-Gerepèk : diraba-raba/diremas
Contoh: cowok itu di gerepek-gerepek sama dosennya.
==
menu yuza
Blog Archive
-
►
2011
(20)
-
►
Januari
(10)
- Seperti apakah Ulama Itu Seharusnya?
- Akhirnya, semua Kesempatan yang Sama untuk Kuliah
- Salah satu penyebaran penyakit melalui kucing yang...
- Masturbasi dalam Berbagai Tinjauan
- Pintu pemakzulan yang makin terbuka
- Karena Kau Lalat, Kau Ku Tangkap
- Cahaya langit Harapan
- Menengok ke Lapangan Panasbumi Way Ratai Lampung
- Facebook akan ditutup pada 15 Maret
- Kata-kata inspiratif anak kecil di iklan Nutrilon
-
►
Januari
(10)
-
►
2010
(51)
-
►
Desember
(17)
- Rahasia Orang Jenius
- Gambar bentuk dan kepribadian
- Penjelasan mengenai Ketindihan
- Teka-Teki Einstein (98% orang di dunia tidak mampu...
- Fakta Dibalik Pembuatan Film Porno
- Adolf Hitler pernah bersembunyi di Indonesia
- Gunung Berapi Indonesia yang terkenal di Dunia
- Jenis-jenis Petir yang Berbahaya
- Macam-macam cara menyontek / ngepek
- Rancang Bangun Jembatan Selat Sunda
- Sop Bayi Manusia ada di Taiwan, Makanan Paling Kej...
- Palung Mariana, Geologi dan Ekologi nya
- Kumpulan Foto Bencana Alam, Indah Tapi Mengerikan
- Sejarah Rupiah
- Hukum Pengendapan / Hukum Steno
- Focal Mechanism (Mekanisme Fokus)
- Paspor Yogyakarta
-
►
Desember
(17)













0 komentar:
Poskan Komentar
Silahkan tinggalkan komentar jika dirasa perlu
Adi Yuza