Selasa, 05 April 2011

Kepastian atau Keutamaan, dua-duanya Baik

'
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa khawatir tidak akan bangun di akhir malam, hendaklah ia melaksanakan shalat witir di permulaan (sebelum tidur), dan barangsiapa yakin bisa bangun di akhir malam (setelah bangun) hendaklah ia melakukannya di waktu akhir, sebab shalat di penghujung malam adalah ibadah yang disaksikan secara langsung dan tentu saja itu lebih utama." HR Muslim, Atturmudzi, dan Ibnu Majah.

Ini juga merupakan kemudahan dari Allah tentang cara beribadah. Memang sholat malam merupakan ibadah nafilah, akan tetapi Rasulullah SAW hampir tidak pernah meninggalkan ibadah ini. Sholat malam bisa dilakukan sebelum tidur ataupun sesudah bangun tidur (tahajud). Mudah bukan, bila kita tidak yakin bisa bangun malam, karena mungkin kondisi kita yang sangat lelah.

Rasulullah SAW pernah bertanya kepada Abu Bakar Ra dan Umar Ra, "Kapan biasanya kalian melakukan Sholat Witir?", Abu Bakar Ra menjawab, "Saya biasa melakukan di awal malam selepas Isya', dan Umar Ra menjawab, "Saya melakukannya di akhir malam." Rasulullah SAW pun berkomentar, "Abu Bakar, engkau telah berpegang kepada kepastian, sedangkan Umar, engkau berpegang pada keutamaan." HR Abu Dawud.

Itulah salah satu sifat pemimpin, selalu memotivasi. Tidak mengunggulkan yang satu dan merendahkan yang lain. Abu bakar mendapat kepastian akan pelaksaan sholat malam, sedangkan Umar Ra mendapatkan keutamaan melaksanakan sholat malam pada waktu akhir malam.

Bagaimana dengan kita, apakah kita mengejar kepastian ataukah keutamaan, malah kita tidak mengejar dua-duanya.

Senin, 04 April 2011

Lomba Essai Begawi 3 Birohmah



Lomba Essai Lampung

Begawi 3 Birohmah mengundang anak muda Indonesia untuk berpartisipasi dalam lomba esai bertema “Lampungku Inspirasiku” dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan juga sebagai bagian dari rangkaian acara Begawi 3 yang diselenggarakan UKM Birohmah
Universitas lampung.

Tema ini terinspirasi oleh semangat untuk melestarikan kebudayaan daerah sebagai kearifan budaya lokal yang mulai terpinggirkan. Dengan semangat yang sama pula, melalui lomba ini pemuda Indonesia diharapkan memiliki rasa kepemilikan dan kepedulian dalam ikut berusaha memecahkan persoalan bangsa, khususnya untuk daerah Lampung itu sendiri.


A. Ketentuan Umum

· Peserta adalah siswa SMA/Sederajat dan Mahasiswa se- Lampung yang berdomisili di Lampung

· Mengisi Formulir Registrasi (Klik di sini)

· Scan Kartu Pelajar / KTM
* Pas foto terbaru ukuran 4×6

· Mengikuti Technical Meeting (TM) pada tanggal 15 Mei 2011 (Untuk yang terpilih)

· Batas Pengiriman naskah 8 Mei 2011.


B. Ketentuan perlombaan

1. Naskah berbentuk esai dengan tema:

“Pemuda dan Eksistensi Budaya Lampung”

2. Esai tidak bertentangan dengan SARA dan tidak mengandung unsur pornografi.

3. Naskah merupakan karya asli, bukan terjemahan, atau saduran.

4. Naskah belum pernah dipublikasikan di media massa cetak/elektronik dan tidak sedang diikutkan dalam lomba sejenis.

5. Naskah ditulis dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar,sesuai dengan EYD, diketik di kertas A4, font Times New Roman, max.5 halaman, spasi 1,5, ukuran 12.

6. Menuliskan Lomba Esai pada Judul Pengiriman E-mail.

7. Peserta hanya boleh mengirimkan satu karya essai.

8. Akan dipilih 5 besar dari masing-masing kategori yang akan diundang untuk Presentasi Essai.

9. Setiap peserta yang Karya Essai yang masuk 5 besar akan mempresentasikan dengan waktu 7 menit untuk sesi persentasi dan 5 menit untuk sesi Tanya jawab

10. Untuk sesi Tanya jawab setiap peserta menjawab 1 pertanyaan dari 1 juri.

11. Karya yang masuk 5 besar akan diumumkan di Media Cetak


C. Kriteria Penilaian

a. Penilaian Essai (60%)

No

Item Penilaian

Bobot

1

Format Penulisan

*Tata tulis: ukuran kertas, tipografi, kerapihan ketik,

tata letak, jumlah halaman

*Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

10

2

Kreativitas gagasan

Kreatif, inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat

Keaslian gagasan

Kejelasan pengungkapan ide, sistematika

pengungkapan ide

25

3

Topik yang dikemukakan

Kesesuaian judul dengan tema, topik yang dipilih dan

isi essai

Aktualitas topik dan fokus analisis yang dipilih

10

4

Data dan sumber informasi

Kesesuaian informasi dengan acuan yang digunakan

Keakuratan data dan informasi

15

5

Analisis-sintesis dan simpulan

Kemampuan menganalisis dan mensintesis (20)

Kemampuan menyimpulkan (10)

Kemampuan memprediksi dan mentransfer (10)

gagasan untuk dapat diadopsi

40

Total

Bobot Nilai Artikel

100

60 %

b. Penilaian Presentasi (40%)

No

Item Penilaian

Bobot

1

Penyajian:

Sistematika penyajian dan isi

Alat bantu

Penggunaan bahasa yang baku

Cara dan sikap presentasi

Ketepatan waktu

40

2

Tanya jawab:

Kebenaran dan ketepatan jawaban

Cara menjawab

60

Total

Bobot Nilai Artikel

100

40 %


D. Ketentuan Teknis :

1. Pengiriman naskah disertai dengan hasil Scan identitas diri (KTP/SIM/Kartu Pelajar/Paspor dan biodata singkat: nama, alamat lengkap, nomor telepon/handphone, e-mail)

2. Naskah dikirim dalam bentuk Folder .Zip atau .Rar
2. Pengiriman naskah lomba esai dikirim ke E-mail Panitia Lomba Menulis Esai
yuza_riyadi57@yahoo.co.id atau di sekretariat Birohmah dalam bentuk softcopy.

3. Naskah ditunggu selambat-lambatnya tanggal 8 Mei 2011pukul 00.00


E. Juara

Juara akan di pilih dari masing-masing kategori dengan rincian

a. Juara I : Piala + Uang Tunai + sertifikat

b. Juara II : Piala + Uang Tunai + sertifikat

c. Juara III : Piala + Uang Tunai + sertifikat


Jumat, 01 April 2011

9 tanda kamu menjadi orang asing

9 tanda kamu menjadi orang asing

1. Ketika kamu bangun untuk shalat subuh, sementara yang lain sedang asik terbuai dalam mimpi indah. Dan Ketika kamu shalat ashar sementara yang lain sibuk dengan pekerjaan mereka di kantor atau di pasar.

2. Ketika kamu membayar zakat sementara yang lain melihatnya sebagai suatu hal yang sangat memberatkan.

3. Ketika kamu menghindari minuman beralkohol, saat yang lain berkata “cocok banget untuk fun”

4. Ketika kamu tidak punya pacar, sementara yang lain mengatakan “kamu menyia-nyiakan masa remaja mu”, “Kamu Kuper”, atau “kamu tidak laku”

5. Ketika kamu tidak mengambil bunga bank, sementara yang lain berpikir bahwa itu adalah keuntungan dari tabungan mu.

6. Ketika sebagai laki-laki kamu tidak menunjukkan pahamu di tempat umum, dan sebagai wanita kamu tidak menunjukkan rambutmu. Sementara yang lain menyebutnya sebagai hak asasi.

7. Ketika kamu menghindari menonton tv atau mendengar musik, dan orang lain berpikir bahwa kamu terlalu menyiksa diri sendiri.

8. Ketika ketakutanmu terhadap Allah mencegahmu untuk mengambil harta yang bukan hak mu meski hanya Rp1.000 atau mungkin Rp 100.000, meski kau temukan di jalan. Dan orang lain mengatakan bahwa kamu tidak normal, jika bukan kamu yang mengambil maka akan diambil orang.

9. Ketika kamu ingin menegakkan syariat islam, dan yang lain berkata “Jadul, dan gak sesuai dengan zaman sekarang”. Atau mereka mengatakan bahwa “kamu Islam fundamentalis bahkan Islam garis keras”.

Prophet (peace be upon Him) said “ Islam began as something strange and will return as something strange as began, so give glad tidings to the strangers”. (sahih muslim)

Rasulullah SAW bersabda “ Islam dimulai sebagai sesuatu yang asing dan akan kembali sebagai sesuatu yang asing seperti semula, maka berbahagialah orang-orang yan dianggap asing. (sahih muslim)

salam, adiyuza