Rabu, 04 Maret 2009

Reaksi tubuh pria selama Pacaran

Hey guyz... aku dapet artikel bagus nih.. mengenai pacaran..

dan ini adalah salah satu alasan ilmiah,, mengapa pacaran itu baiknya dijauhi.. terutama oleh para cewek. Aku harap informasi ini berguna untuk kalian yang lagi dimabuk asmara dan rela menyerahkan apa saja untuk "cinta"

Banyak pria yang telah berpacaran saat umur mereka mencapai 17 atau 18 tahun. Kadang-kadang, pacaran mereka itu disebut kencan atau date, atau sering juga disebut jalan bareng. Jalan bareng artinya tidak ada ikatan yang resmi dalam hubungan. Istilah anak muda adalah Hubungan Tanpa Status.
Biasanya saat kencan atau jalan bareng itu, pria dan wanita saling berpegangan tangan di jalanan atau nonton bareng di bioskop. Biasanya penis pria berereksi saat tangan mereka saling berpegangan sampai saling meremas. Saat itu, penis akan ereksi keras sampai kaku dan akan bertahan cukup lama. Sesudah beberapa menit, ereksi akan menurun sedikit, tetapi bila perasaan gairah seksual masih tinggi atau saling sentuh masih terjadi, ereksi penis akan keras kembali.
Begitulah yang terjadi berulang-ulang. Selama berkencan yang bisa berlangsung singkat atau lebih lama misalnya 2-3 jam, ereksi penis bisa terus terjadi. Ereksi baru akan turun bila kencan sudah selesai, atau terjadi ejakulasi, atau ada yang mengganggu misalnya tiba-tiba ada orang yang melihat, cahaya menjadi terang atau perasaan tiba-tiba terganggu. Bila kencan dilakukan tertutup lalu ada yang mengetok pintu, ereksi akan langsung turun dan penis menjadi lembek.

Ereksi penis pada saat kencan sangat penting sekali. Pada saat itu. orang akan merasakan gairah sehingga diharapkan penis harus ereksi. Pada jaman sekarang, banyak pasangan muda saat berkencan sudah saling memegang alat kelamin pasangannya. Bila wanita memegang penis laki seharusnya penis akan ereksi keras. Namun, ada juga pria yang merasa takut, gelisah, atau sebenarnya merasa berdosa, sehingga pada saat dipegang pun ereksi yang keras tidak akan terjadi.
Perasaan takut atau berdosa tadi tidak begitu disadari. Yang disadari betul ialah waktu penis dipegang ereksi tidak terjadi. Ini menjadi gangguan yang berat bagi pria. Wanita pun mengharapkan dan mengetahui pada saat berkencan apalagi penis dipegang maka ereksi penis harus keras. Bila hal itu tidak terjadi maka wanita akan merasa kecewa dan pria umumnya akan merasa malu dan takut. Ini cukup sering terjadi pada orang-orang yang berpacaran.

Sekali lagi aku harap informasi ini berguna untuk kalian semua. Jangan sampai cuma karena nikmat sesaat tapi nyeselnya sampai akhirat. Masih banyak hal yang belum dilakukan dan lebih bermanfaat. Karena bagaimanapun juga, akibat buruk dari pacaran pasti cewek juga yang nanggung. Jangan sok membela pacaran dengan bilang "Cowok gue gak mungkin kayak gitu!" atau sejenisnya.


ISLAM MENGENAI PACARAN

Faktanya, pacaran merupakan wadah antara dua insan yang kasmaran, dimana sering cubit-cubitan, pandang-pandangan, pegang-pegangan, raba-rabaan sampai pergaulan ilegal (seks). Islam sudah jelas menyatakan: "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (Q. S. Al Isra' : 32)

Seringkali sewaktu lagi pacaran banyak aktivitas laen yang hukumnya wajib maupun sunnah jadi terlupakan. Sampe-sampe sewaktu sholat sempat teringat si do'i. Pokoknya aktivitas pacaran itu dekat banget dengan zina. So....kesimpulannya PACARAN ITU HARAM HUKUMNYA, and kagak ada legitimasi Islam buatnya, adapun beribu atau berjuta alasan tetep aja pacaran itu haram.

Adapun resep nabi yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas'ud: "Wahai generasi muda, barang siapa di antara kalian telah mampu serta berkeinginan menikah. Karena sesungguhnya pernikahan itu dapat menundukkan pandangan mata dan memelihara kemaluan. Dan barang siapa diantara kalian belum mampu, maka hendaklah berpuasa, karena puasa itu dapat menjadi penghalang untuk melawan gejolak nafsu."(HR. Bukhari, Muslim, Ibnu Majjah, dan Tirmidzi).

Jangan suka mojok atau berduaan ditempat yang sepi, karena yang ketiga adalah syaiton. Seperti sabda nabi: "Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat (berduaan di tempat sepi), sebab syaiton menemaninya, janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan wanita, kecuali disertai dengan mahramnya." (HR. Imam Bukhari Muslim).

Dan untuk para muslimah jangan lupa untuk menutup aurotnya agar tidak merangsang para lelaki. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya." (Q. S. An Nuur : 31).

Dan juga sabda Nabi: "Hendaklah kita benar-benar memejakamkan mata dan memelihara kemaluan, atau benar-benar Allah akan menutup rapat matamu."(HR. Thabrany).

Yang perlu di ingat bahwa jodoh merupakan QADLA' (ketentuan) Allah, dimana manusia ngga' punya andil nentuin sama sekali, manusia cuman dapat berusaha mencari jodoh yang baik menurut Islam. Tercantum dalam Al Qur'an: "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)."

9 komentar:

Silahkan tinggalkan komentar jika dirasa perlu

Adi Yuza